BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib
BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

INFO BERITA
Cegah Stunting, Jabar Akan Gelar Kampanye Zero Stunting 2023
BandungNewsPhoto.com - Kamis, 8 November 2018 21:10 WIB | 126

CIANJUR - Sebagai bentuk komitmen untuk mencegah dan menangani kasus stunting (tumbuh kerdil), Pemda Provinsi Jawa Barat akan menggelar kampanye "Gerakan Jabar Menuju Zero Stunting 2023" pada 18 November di Lapangan Gasibu Kota Bandung.

Hal ini diungkapkan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barar Atalia Praratya saat menghadiri pelatihan Duta Pencegahan Stunting di Gedung Serbaguna Assakinah, Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (8/11/18).

Atalia berharap melalui kampanye ini, dalam lima tahun mendatang Jawa Barat akan terbebas dari kasus stunting, sehingga Jabar zero stunting akan terwujud.

"Mudah-mudahan akan lebih banyak masyarakat terwawaskan. Mereka akan mampu untuk kemudian menjaga keberlanjutan dari kehidupan anak-anak mereka di kemudian hari," kata Atalia ditemui usai pembukaan acara pelatihan tersebut.

Angka stunting di Jawa Barat sendiri mencapai 29,2% atau 2,7 juta balita termasuk di delapan kabupaten/kota yang memiliki prevalensi stunting masih tinggi. Diantaranya Kabupaten Garut (43,2%), Kabupaten Sukabumi (37,6%), Kabupaten Cianjur (35,7%), Kabupaten Tasikmalaya (33,3%), Kabupaten Bandung Barat (34,2%), Kota Tasikmalaya (33,2%), Kabupaten Majalengka (30,2%), dan Kabupaten Purwakarta (30,1%). Secara nasional angka stunting ada di sekitar 32%.

Lebih lanjut, Atalia menambahkan bahwa sesungguhnya Pemda Provinsi Jawa Barat telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi stunting. Seperti Dinas Kesehatan Prov. Jawa Barat melaksanakan pendampingan kesehatan maternal neonatal dan bimtek peningkatan gizi masyarakat. Sementara BKKBN Jawa Barat, pencegahan stunting dilakukan dengan mengoptimalkan program 1000 hari pertama kehidupan dan pembinaan di kelompok Bina Keluarga Balita (BKB).

Selain itu, program dari DPMD Jawa Barat yakni kegiatan posyandu dan sarjana pendamping desa. Tak ketinggalan PKK Jabar pun melaksanakan pembinaan gizi masyarakat, sosialisasi PHBS dan penguatan posyandu.

“Kemudian yang paling penting adalah kita bekerjasama, kita bersinergi dengan dinas terkait. Karena ternyata dinas-dinas banyak sekali yang terlibat,” ujar Atalia.

“Jadi, kalau dari 27 kementerian ternyata 23 ada keterkaitan dengan stunting ini. Termasuk di Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk PKK di dalamnya, kami bekerjasama untuk pencegahan stunting ini,” tambahnya.

Pencegahan stunting bisa dilakukan dengan tiga hal, yaitu pemberian pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang baik kepada anak. Pemberian pola makan dengan memberikan setengah piring sayur dan buah. Setengah piring lagi makanan pokok berupa karbohidrat dan lauk pauk yang mengandung protein hewani dan nabati.

Para orang tua pun dituntut memberikan sanitasi yang memadai agar anak terbebas dari cacing. Hal ini bisa dilakukan melalui penyediaan air bersih, jamban sehat dan bersih, serta cuci tangan memakai sabun dan air mengalir.

Sementara sejak usia dini, pencegahan stunting juga bisa melalui pemberian asi, seperti inisiasi menyusui dini, pemberian asi eksklusif sampai usai enam bulan, imunisasi, pemberian makanan pendamping asi usia enam sampai dua tahun, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pelatihan Duta Stunting
Kabupaten Cianjur menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menggelar Pelatihan Duta Pencegahan Stuting. Pelatihan ini mengambil Tema: "Membentuk Generasi Unggul Terbebas dari Stunting Melalui Pengasuhan Berbasis Karakter" pada 8-9 November 2018 di Gedung Assakinah Kabupaten Cianjur.

Pelatihan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memerangi stunting melalui Kantor Staf Kepresidenan. Turut hadir dalam pelatihan yang diikuti sekitar 500 kader posyandu, bidan desa, kader PKK, petugas promosi kesehatan, dan tenaga gizi dari seluruh Kabupaen Cianjur ini, yaitu Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden Brian Sriprahastuti dan narasumber yaitu pendiri Indonesia Heritage Foundation Ratna Megawangi, Ketua Pembina Sentra Laktasi Indonesia Utami Rusli, dan Duta Stunting Jawa Barat.

Untuk tahun ini, Cianjur menjadi salah satu dari 100 daerah yang mendapat prioritas dalam pencegahan stunting di Indonesia. Untuk itu, ada 10 desa prioritas di Kabupaten Cianjur yang mendapat penanganan stunting.

“Harapannya kegiatan (pelatihan) hari ini mampu untuk mendorong teman-teman di kewilayahan lainnya untuk melakukan hal yang sama. Karena di Cianjur ini -- Alhamdulillah yang pertama di Jawa Barat untuk pelaksanaan terkait dengan persiapan duta stunting,” harapnya. BNP/Humas Pemprov Jabar

INFO BERITA
Kota, Kabupaten, Kecamatan dan Perangkat Daerah Berprestasi dapat Penghargaan LPPD Selasa, 13 November 2018 22:28 WIB BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, memberi penghargaan terhadap peringkat dan stat... Pariwisata, Tititk Berat Kepemimpinan Ridwan Kamil Selasa, 13 November 2018 22:24 WIB BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertekad Jawa Barat dalam lima tahun ke depan harus... Pengembangan Ekonomi Umat, Pemprov Jabar Gandeng BNI Syariah Selasa, 13 November 2018 18:54 WIB BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkomitmen penuh untuk meningkatkan peran mas... Enaknya Jadi Pengusaha di Kota Bandung Selasa, 13 November 2018 16:04 WIB BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan fasilitasi yang sebesar-besarnya kepada warga ... Menkominfo & Menperin Resmikan Laboratorium IoT XL Axiata Selasa, 13 November 2018 15:54 WIB JAKARTA - Internet of Things (IoT) menjadi salah satu solusi digital yang memiliki potensi besar di ... Solusi Memindai Buku, Datascrip Hadirkan CZur ET16 Plus dan CZur M3000 Pro Selasa, 13 November 2018 15:51 WIB JAKARTA - Berbagai hal begitu mudah dan cepat dilakukan di era digital, termasuk membaca buku. Saat ... Cegah Korupsi, Perijinan di Jabar Kelak Serba Online Selasa, 13 November 2018 14:40 WIB BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengharapkan sistem perijinan di Jawa Barat semua harus o... Pusat Ekonomi Kreatif Akan Hadir di 27 Kabupaten-Kota Senin, 12 November 2018 20:03 WIB BANDUNG - Pemda Provinsi Jawa Barat akan mendirikan pusat ekonomi kreatif di 27 kabupaten/kota. Hal ... BPOM: Penyalahgunaan Obat Masalah Serius Generasi Muda Senin, 12 November 2018 19:55 WIB BANDUNG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menyoroti masalah penyalahgunaan obat di ka... Anjurkan Waspada, Pemprov Jabar Gerak Cepat Tangani Longsor Senin, 12 November 2018 19:50 WIB BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warga Jawa Barat untuk tetap waspada dala...