BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib
BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

INFO BERITA
Dua Tahun Berjalan, Citarum Harum Perlihatkan Banyak Kemajuan
BandungNewsPhoto.com - Rabu, 9 Oktober 2019 16:33 WIB | 86

BANDUNG BARAT - Gubernur Jawa Barat yang juga Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum, Ridwan Kamil, menyatakan bahwa program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum atau dikenal Citarum Harum mengalami banyak kemajuan setelah dua tahun berjalan.

“Poinnya adalah dua tahun ini mengalami banyak kemajuan. Walaupun dengan anggaran yang secukupnya,” kata Emil –sapaan Ridwan Kami—usai membuka Lokakarya Dua Tahun Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum di Hotel Mason Pine, Kab. Bandung Barat, Rabu (9/10/19).

“Kita berharap terjadi akselerasi di 2020 dengan hadirnya dana Bank Dunia itu yang sudah diputuskan akan turun di Februari (2020). Mudah-mudahan 2020, tahun ngabret dari semua sisi karena anggaran sudah tidak jadi kendala,” imbuhnya.

Emil mengapresiasi sejumlah langkah, capaian, dan kontribusi berbagai pihak, termasuk TNI/Polri. Dia juga berharap dengan banyaknya kemajuan yang telah dicapai, akan mengubah status Citarum menjadi sungai yang bersih.

“Kita berharap status ilmiah tercemar berat bisa seceptanya naik kelas menjadi tercemar sedang, dan di akhir kita bisa secara realistis menjadi tercemar ringan,” katanya. “Mudah-mudahan dengan berkelanjutan maka kita bisa menghadirkan Citarum yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Emil mengatakan bahwa untuk menangani Citarum bisa melakukan dua pendekatan, yakni pendekatan teknokratis dan populis. Strategi tersebut perlu menjadi bagian dari manajemen program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum.

“Kita selalu gunakan dua pendekatan. Pertama, pendekatan teknokratis, yang ilmiah yang terukur. Ada yang (kedua) populis, cara jangka pendek yang masyarakat itu ingin lihat. Dua ini harus jadi strategi kita dalam berkomunikasi,” ucapnya.

“Jadi, para Dansektor kalau kerja di-video-in saja, di-foto kegiatannya, di-sharing. Supaya warga melihat bahwa kita sedang berproses,” lanjutnya.

Lokakarya 2 Tahun Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum merupakan program evaluasi menyeluruh yang dilakukan Satgas Citarum Harum. Lokakarya digelar selama dua hari, yakni pada 9-10 Oktober 2019.

“Lokakarya ini adalah forum evaluasi. Nanti hasilnya sore hari evaluasi menyeluruh dari aspek koordinasi, aspek penegakkan hukum dari kepolisian. Kan sudah banyak misalkan yang ditangani saja sudah puluhan yang sudah ditindak Polda,” kata Emil.

Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI Tb. Haeru Rahayu mengatakan, dalam lokakarya ini, akan dikemas dari 13 program penanganan menjadi enam quick-win.

Menurut Haeru, yang terpenting dari lokakarya ini adalah tindak lanjut yang perlu dilakukan ke depan untuk mempercepat program penanganan Citarum.

“Hasil (lokakarya) nanti besok pagi masing-masing akan dipresentasikan. Yang paling pokok adalah bagaimana tindak lanjut atau langkah ke depan setelah itu dengan amunisi yang dimiliki. Amunisi bukan hanya uang saja, tapi personil, dukungan infrastruktur,” katanya.

Haeru mengaku, salah satu persoalan semenjak dua tahun program Citarum Harum berjalan adalah masalah koordinasi. Selain itu, Satgas juga ingin mengubah mindset masyarakat terhadap persoalan lingkungan yang ada.

“Yang belum maksimal itu koordinasi. Kami saat ini sedang mendorong bagaimana koordinasi pemda kabupaten/kota yang masih sangat lemah,” ucapnya.

“TNI tidak akan selamanya mengawal ini. One day kan TNI akan kembali ke baraknya, jadi perubahan mindset masyarakat juga menjadi persoalan,” imbuhnya.

Meski begitu, Haeru optimisti program penangangan Citarum akan berjalan maksimal dan membuahkan hasil. “Optimisnya masih ada repons yang positif ketika kita berkomunikasi dengan kementerian/lembaga, LSM, dan lainnya,” kata Haeru mengakhiri. BNP/Humas Pemprov Jabar

INFO BERITA
Gubernur Jabar Paparkan Progres Dua Tahun Program Citarum Harum Kamis, 17 Oktober 2019 20:18 WIB JAKARTA - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memaparkan progres Program Percepatan Pengendalia... 12 Investor Singapura dan Malaysia Kunjungi Kebun Kopi di Pangalengan Kamis, 17 Oktober 2019 20:03 WIB BANDUNG - Sebanyak 13 pelaku usaha kopi di Jawa Barat (Jabar) melakukan business matching dengan 12 ... Wagub Jabar: ICT Harus Berkontribusi Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kamis, 17 Oktober 2019 13:35 WIB BANDUNG - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, perkembangan Inform... TAJJ: Istilah Tim Ahli Guna Gelorakan Semangat Jabar Juara Kamis, 17 Oktober 2019 10:24 WIB BANDUNG - Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Barat Nanin Hayani Adam menyatakan, tim ahli ya... WJIS 2019: Pemdaprov Jabar Siap Tandatangani MoU dengan 20 Investor Kamis, 17 Oktober 2019 08:12 WIB BANDUNG - Dalam lima tahapan 'Visi Indonesia' yang disampaikan Presiden Republik Indonesia T... Kisah Mahasiswa di Bandung Tuntaskan Kuliah Setelah 'Kenalan' dengan Grab Rabu, 16 Oktober 2019 19:07 WIB BANDUNG - Dari jutaan lulusan SMA di Indonesia, mungkin hanya segelintir yang bertekad mewujudkan ku... Atalia: Cegah Stunting dengan Pola Asuh, Pola Makan dan Sanitasi yang Baik Rabu, 16 Oktober 2019 17:36 WIB BANDUNG BARAT - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil menyatakan, pola asu... Govinsider Innovation Awards 2019, Ridwan Kamil Inspirational Leader Asia Pasifik Rabu, 16 Oktober 2019 17:27 WIB BANGKOK - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk kesekian kalinya mendapatkan penghargaan bergengsi ... OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan Rabu, 16 Oktober 2019 16:21 WIB BANGKOK - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin dengan operasi tangkap tangan KPK yang menimpa B... Plh Gubernur Jabar: SDM Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045 Rabu, 16 Oktober 2019 13:09 WIB CIREBON - Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berpendapat, perguruan tinggi dapat mencetak Sum...