BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib
BandungNewsPhoto.com adalah media online yang menampilkan foto-foto peristiwa kota Bandung dan Jawa Barat, Indonesia. Hotel Phone Persib

INFO BERITA
Tipping Fee TPPAS Regional Legok Nangka Telah Disepakati
BandungNewsPhoto.com - Rabu, 9 Oktober 2019 19:14 WIB | 70

BANDUNG - Enam pemerintah daerah kota/kabupaten, yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Pemkab Garut, Pemkab Sumedang, Pemkab Bandung Barat, dan Pemkot Cimahi menyepakati tipping fee TPPAS Regional Legok Nangka sebesar Rp 386.000,-.

Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan menyubsidi tipping fee atau besaran biaya layanan pengelolaan sampai sebesar 30 persen atau Rp 115.800,- per ton. Sedangkan, 70 persen tipping fee atau  Rp 270.200,- per ton sampah dibebankan kepada pemda pengguna layanan pengelolaan sampah TPPAS Regional Legok Nangka.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam rapat terkait TPPAS Regional Legok Nangka antara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan enam kepala daerah tersebut di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (9/10/19).

Emil –sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, kesepakatan mengenai tipping fee penting sebagai syarat dimulainya proses lelang TPPAS Regional Legok Nangka. “Dalam proses lelang ini dibutuhkan kesepahaman, komitmen dari kota/kabupaten untuk menyepakati besaran tipping fee,” kata Emil.

“Tipping fee ini dibagi dua, kita subsisi juga dari provinsi (Pemdaprov Jawa barat) sekitar 30 persen dan 70 persen dari masing-masing daerah,” tambahnya.

Emil menambahkan, dalam layanan pengelolaan sampah ini, Pemdaprov Jabar memberikan fasilitas Stasiun Peralihan Antara (SPA). SPA berfungsi untuk memilah sampah guna mengurangi volume sampah sebelum masuk ke TPPAS Regional Legok Nangka.

Pada kesempatan yang sama, Emil menuturkan bahwa Pemdaprov Jabar akan memberikan insentif kepada pemkab/pemkot yang berhasil mengurangi kuantitas sampah ke TPPAS Regional Legok Nangka.

“Kita juga sedang mempersiapkan Pergub (Peraturan Gubernur) untuk memberikan insentif kepada daerah yang berhasil mengurangi sampah-sampahnya oleh 3R (reduce, reuse, recylce) dalam bentuk dukungan dana dari provinsi. Jadi, sambil berkelanjutan,” katanya.

Pasokan sampah yang bisa dikirim ke TPPAS Regional Legok Nangka pun harus memenuhi ketentuan kuantitas, kualitas, dan kesesuaian. Artinya, jenis sampah yang dikirim ke TPPAS Regional Legok Nangka harus sesuai dengan kebutuhan teknologi di sana, seperti sampah non-medis dan non-industri.

“TPPAS Sarimukti akan berakhir (operasionalnya) pada tahun 2023 dan kalau Legok Nangka tidak pakai teknologi cuma cukup empat tahun juga akan habis. Maka, tidak ada pilihan lain manajemen pengelolaan sampah ini harus segera beralih teknologi,” kata Emil.

Dalam rapat tersebut, disepakati juga pasokan sampah yang bisa dikirim enam kabupaten/kota pengguna TPPAS Regional Legok Nangka. Ketentuan rata-rata pasokan sampah pun teah disepakati. Rinciannya, Kota Bandung 1.200-1.303 ton/hari, Kota Cimahi 150-250 ton/hari, Kabupaten Bandung 300-345 ton/hari, Kabupaten Bandung Barat 78-86 ton/hari, Kabupaten Sumedang 28-32 ton/hari, dan Kabupaten Garut 100-115 ton/hari. Jumlah total sampah 1.853-2.131 ton/hari.

TPPAS Regional Legok Nangka merupakan salah satu proyek tempat pengelolaan sampah yang bisa mengubah sampah menjadi energi listrik atau Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL). Proyek ini akan dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPSBU) dan diusulkan mendapatkan Dukungan Kelayakan dari Kementerian Keuangan. TPPAS ini diharapkan dapat beroperasi pada 2023.

Sementara terkait Dukungan Kelayakan dari Kementerian Keuangan untuk Viability Gap Fund (VGF), hal tersebut akan diputuskan pada Desember 2019 ketika proses lelang berlangsung. BNP/Humas Pemprov Jabar

INFO BERITA
Gubernur Jabar Paparkan Progres Dua Tahun Program Citarum Harum Kamis, 17 Oktober 2019 20:18 WIB JAKARTA - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memaparkan progres Program Percepatan Pengendalia... 12 Investor Singapura dan Malaysia Kunjungi Kebun Kopi di Pangalengan Kamis, 17 Oktober 2019 20:03 WIB BANDUNG - Sebanyak 13 pelaku usaha kopi di Jawa Barat (Jabar) melakukan business matching dengan 12 ... Wagub Jabar: ICT Harus Berkontribusi Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kamis, 17 Oktober 2019 13:35 WIB BANDUNG - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, perkembangan Inform... TAJJ: Istilah Tim Ahli Guna Gelorakan Semangat Jabar Juara Kamis, 17 Oktober 2019 10:24 WIB BANDUNG - Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Barat Nanin Hayani Adam menyatakan, tim ahli ya... WJIS 2019: Pemdaprov Jabar Siap Tandatangani MoU dengan 20 Investor Kamis, 17 Oktober 2019 08:12 WIB BANDUNG - Dalam lima tahapan 'Visi Indonesia' yang disampaikan Presiden Republik Indonesia T... Kisah Mahasiswa di Bandung Tuntaskan Kuliah Setelah 'Kenalan' dengan Grab Rabu, 16 Oktober 2019 19:07 WIB BANDUNG - Dari jutaan lulusan SMA di Indonesia, mungkin hanya segelintir yang bertekad mewujudkan ku... Atalia: Cegah Stunting dengan Pola Asuh, Pola Makan dan Sanitasi yang Baik Rabu, 16 Oktober 2019 17:36 WIB BANDUNG BARAT - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil menyatakan, pola asu... Govinsider Innovation Awards 2019, Ridwan Kamil Inspirational Leader Asia Pasifik Rabu, 16 Oktober 2019 17:27 WIB BANGKOK - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk kesekian kalinya mendapatkan penghargaan bergengsi ... OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan Rabu, 16 Oktober 2019 16:21 WIB BANGKOK - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin dengan operasi tangkap tangan KPK yang menimpa B... Plh Gubernur Jabar: SDM Berkualitas Kunci Menuju Indonesia Emas 2045 Rabu, 16 Oktober 2019 13:09 WIB CIREBON - Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berpendapat, perguruan tinggi dapat mencetak Sum...