• Sabtu, 21 Mei 2022

Desa dan Kelurahan di Jabar Diminta Lakukan Karantina bagi Pemudik

- Kamis, 29 April 2021 | 21:57 WIB
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar Ade Afriandi (kiri) dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar Bambang Tirtoyuliono.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar Ade Afriandi (kiri) dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar Bambang Tirtoyuliono.

 

Dalam surat tersebut, pelaku perjalanan lintas batas antarprovinsi harus memiliki izin perjalanan/SIKM sebagaimana peraturan yang berlaku. Selain itu, pemerintah desa dan kelurahan diminta melakukan karantina bagi masyarakat pendatang atau pemudik. 

 

Ade menuturkan, pemudik dapat melakukan karantina mandiri di rumah tujuan mudik. Meski begitu, tempat karantina harus dipastikan benar-benar mengisolasi pemudik dari masyarakat setempat. Tujuannya agar tidak terjadi kontak dengan warga setempat untuk mencegah penularan COVID-19. 

 

Jika rumah tujuan mudik tidak memungkinkan dijadikan tempat karantina, pemudik dapat melakukan karantina di tempat yang disediakan pemerintah desa dan kelurahan. 

 

"Pemerintah desa dan kelurahan harus mengarahkan ke mana pemudik melakukan karantina mandiri selama lima hari jika rumah tujuan mudik tidak memungkinkan dijadikan tempat isolasi," ucapnya. 

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar Bambang Tirtoyuliono mengatakan, pihaknya sudah memberikan surat edaran kepada pemerintah desa untuk membuat ruang isolasi. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Bandung Deklarasikan Diri Sebagai Kota Angklung

Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:20 WIB
X