• Kamis, 18 Agustus 2022

Jangan Panik, BPBD Jabar Siapkan Mitigasi Bencana di DAS Citarum dan Aplikasi Peringatan Dini

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:20 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan dalam siaran Podcast Ngobrolin Citarum (Ngonci) di kantornya, beberapa waktu lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) menyiapkan upaya meminimalisir dampak bencana atau mitigasi bencana untuk daerah aliran sungai (DAS) Citarum. BNP/Pokja Humas Satgas Citarum Harum
Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan dalam siaran Podcast Ngobrolin Citarum (Ngonci) di kantornya, beberapa waktu lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) menyiapkan upaya meminimalisir dampak bencana atau mitigasi bencana untuk daerah aliran sungai (DAS) Citarum. BNP/Pokja Humas Satgas Citarum Harum

 

Dalam menghadapi bencana, lanjut Dani, masyarakat tidak perlu panik. Hal itu dapat dilatih dengan melakukan simulasi. 

 

"Sebenarnya kalau panik pada saat bencana itu normal. Namun bagaimana caranya supaya tidak panik? Maka harus terlatih," ucapnya. 

 

Menurut Dani, hasil survei pada saat kejadian bencana gempa besar di Jepang, ternyata 35 persen faktor keselamatan itu ada pada diri sendiri. Jadi diri sendiri harus punya pengetahuan dan berlatih. Hal itu biasanya bisa mengurangi kepanikan. 

 

"Tapi tidak cukup, karena biasanya ada faktor lain, 32 persen itu faktor keluarga. Jika di rumah ada lansia, balita atau difabel itu harus ditolong dengan latihan. Lalu 27 persennya adalah komunitas. Karena itu yang paling dekat membantu. Maka perlu ada sosialisasi dan edukasi di tingkat RT, RW, sampai desa," tuturnya.

 

Diakui dia, dalam sosialisasi mitigasi tersebut bukan hal yang mudah. Terlebih karena Jabar ini luas dengan penduduk yang banyak juga dan itu merupakan tantangan untuk BPBD. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X