• Jumat, 21 Januari 2022

BPPOM Kerjasama dengan Pramuka Gelar Rekor Muri Gebyar KIE Film Pendek Obat dan Makanan

- Jumat, 3 September 2021 | 21:37 WIB
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil di Hotel Pullman, Kota Bandung, Jumat (3/9/2021). BPPOM bekerja sama dengan Pramuka Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan acara Penganugerahan Rekor MURI Gebyar KIE 1.095 Film Pendek Obat dan Makanan. Para peserta dari lomba film pendek tersebut berasal dari penegak, penggalang dan berkebutuhan khusus Pramuka se-Jabar. BNP/Rizal FS/Biro Adpim Jabar
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil di Hotel Pullman, Kota Bandung, Jumat (3/9/2021). BPPOM bekerja sama dengan Pramuka Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan acara Penganugerahan Rekor MURI Gebyar KIE 1.095 Film Pendek Obat dan Makanan. Para peserta dari lomba film pendek tersebut berasal dari penegak, penggalang dan berkebutuhan khusus Pramuka se-Jabar. BNP/Rizal FS/Biro Adpim Jabar

KOTA BANDUNG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (Balai Besar POM) di Bandung bekerja sama dengan Pramuka Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyelenggarakan acara Penganugerahan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) Gebyar KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) 1.095 Film Pendek Obat dan Makanan. Para peserta dari lomba film pendek tersebut berasal dari penegak, penggalang dan berkebutuhan khusus Pramuka se-Jabar. 

 

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, acara tersebut sangat penting untuk generasi muda. Sebab, lewat kegiatan tersebut, para tunas muda dituntut untuk berpikir kreatif sekaligus solutif. 

 

"Kita tahu, kegiatan seperti ini penting karena generasi, khususnya tunas muda kita, perlu dibiasakan memiliki kegiatan produktif, kreatif, dan juga solutif sesuai dengan perkembangan zaman," kata Atalia di Hotel Pullman, Kota Bandung, Jumat (3/9/2021).

 

Menurut Atalia, dalam situasi pandemi COVID-19, anak-anak sekolah masih harus melakukan pembelajaran jarak jauh. Dengan adanya kegiatan tersebut, para generasi muda memiliki ruang untuk tetap produktif dan kreatif dengan membuat suatu karya yang bermanfaat. 

 

"Di tengah kondisi anak-anak kita saat ini harus melakukan pembelajaran jarak jauh, sehingga mereka butuh ruang produktif untuk kreativitas yang membuat mereka mampu menghasilkan karya yang tidak saja penting bagi dirinya sendiri, tapi juga penting bagi orang lain di sekitar mereka," ucapnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X