• Jumat, 3 Desember 2021

Jabar Bersiap Antisipasi Bencana Lanina Yang Diprediksi BMKG Muncul Akhir Tahun 2021

- Selasa, 14 September 2021 | 19:31 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan dalam siaran Podcast Ngobrolin Citarum (Ngonci) di kantornya, belum lama ini. Jabar harus bersiap dari sekarang mengantisipasi bencana akibat fenomena lanina yang diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) muncul akhir 2021. BNP/Pokja Humas Satgas Citarum Harum
Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan dalam siaran Podcast Ngobrolin Citarum (Ngonci) di kantornya, belum lama ini. Jabar harus bersiap dari sekarang mengantisipasi bencana akibat fenomena lanina yang diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) muncul akhir 2021. BNP/Pokja Humas Satgas Citarum Harum

KOTA BANDUNG – Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat Dani Ramdhan memperingatkan Jabar harus bersiap dari sekarang mengantisipasi bencana akibat fenomena lanina yang diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) muncul akhir 2021. 

 

Antisipasi bencana harus menggunakan paradigma baru yakni  mengurangi risiko bencana dengan mitigasi dan bukan lagi pada penanggulangan pascabencana. 

 

"Pengurangan risiko bencana itu lebih menekankan kepada upaya-upaya pencegahan terjadinya bencana. Jadi, segala upaya yang dilakukan prabencana seperti pelestarian lingkungan" katanya.

 

Dani menjelaskan lebih dari 90 persen bencana yang terjadi di bumi berakar pada kerusakan alam. Oleh karena itu upaya yang dilakukan adalah melestarikan alam. 

 

"Upayanya adalah mencoba menyeimbangkan kembali antara kebutuhan manusia yang bersumber dari alam dengan pelestarian alam. Artinya manusia boleh mengeksplotiasi alam untuk kebutuhannya, tetapi tetap harus dibarengi dengan pelestarian," jelas Dani.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jabar dan Yogyakarta Kolaborasi Majukan Pramuka

Kamis, 2 Desember 2021 | 12:48 WIB
X