• Kamis, 9 Desember 2021

Kesehatan Kontingen PON Jabar Jadi Prioritas Utama Dari Penularan COVID-19

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 21:54 WIB
Tim Sepak Takraw Jabar saat berlaga di PON XX Papua 2021, Minggu (3/10/2021). KONI Jabar menjamin sarana prasarana penunjang protokol kesehatan dan pengetesan COVID-19 secara rutin. KONI Jabar bersungguh-sungguh memperhatikan kesehatan dan keamanan kontingen PON Provinsi Jabar dari penularan COVID-19. BNP/Yogi Prayoga S/Biro Adpim Jabar
Tim Sepak Takraw Jabar saat berlaga di PON XX Papua 2021, Minggu (3/10/2021). KONI Jabar menjamin sarana prasarana penunjang protokol kesehatan dan pengetesan COVID-19 secara rutin. KONI Jabar bersungguh-sungguh memperhatikan kesehatan dan keamanan kontingen PON Provinsi Jabar dari penularan COVID-19. BNP/Yogi Prayoga S/Biro Adpim Jabar

BANDUNGNEWSPHOTO - KONI Jawa Barat (Jabar) menjamin sarana prasarana penunjang protokol kesehatan (prokes) dan pengetesan COVID-19 secara rutin. KONI Jabar bersungguh-sungguh memperhatikan kesehatan dan keamanan kontingen PON Provinsi Jabar dari penularan COVID-19. 

Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin mengatakan, Pemda Provinsi Jabar turut memfasilitasi alat pengetesan COVID-19 dan tenaga kesehatan. Kontingen PON Jabar pun mendapatkan banyak bekal, seperti vitamin dan sarana penunjang prokes. 

"Secara dini, Pak Gubernur (Jabar Ridwan Kamil) sangat respons, sangat memperhatikan kesehatan kita. Kita juga dibekali dengan berbagai macam bekal-bekal agar para atlet tetap sehat, seperti vitamin," kata Ahmad dalam Podcast Juara.

Menurut Ahmad, Pemda Provinsi Jabar memberikan hibah berupa alat pengetesan dengan metode PCR. Alat pengetesan itu rutin digunakan untuk atlet yang intens berkontak fisik saat berlaga di PON, seperti atlet bela diri.

"Satu hari menjelang pertandingan, kita harus melaksanakan swab antigen. Kita melengkapinya, dokternya, sarana dan prasarananya. Kemudian kami juga sudah berkoordinasi dengan Labkes," katanya. 

"Bahkan Gubernur Jabar memberikan hibah satu alat untuk melaksanakan PCR. Inilah kiat kita untuk menetralisir dan memberikan keyakinan, kepercayaan diri, untuk tidak terpengaruh situasi yang menekan," imbuhnya. 

Guna memberikan keamanan dari penularan COVID-19, aktivitas kontingen Jabar dibatasi. Jika sudah bertanding dan berlatih, para atlet harus langsung pulang ke penginapan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 sekaligus menjaga kondisi fisik. 

"Atlet tidak boleh keluar setelah melaksanakan pertandigan. Wajib ke penginapan dan tidak boleh keluar. Kita 100 persen melayani kebutuhan-kebutuhan atlet. Dan memang, untuk menjaga kesehatan, yang paling pokok selain vitamin, kita memberikan air yang lebih agar tidak dehidrasi," ucap Ahmad. 

Ahmad pun mengatakan, pihaknya membawa motivator untuk memberikan suntikan semangat kepada atlet-atlet yang berlaga di PON. Tujuannya agar atlet tampil sebaik-baiknya selama bertanding. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PPKM Level 3 Batal, Jabar Tetap Berlakukan Pengetatan

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:42 WIB

Pemkab Bandung akan Berupaya Penuhi Hak Kaum Difabel

Minggu, 5 Desember 2021 | 18:01 WIB
X