• Selasa, 17 Mei 2022

Jembatan Betman Tasikmalaya dengan Panjang 520 Meter Akan Dibangun dengan Dana Sekitar 750 Miliar

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 22:54 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi pembangunan Jembatan Betman di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (6/10/2021). Jembatan Betman yang akan menghabiskan dana sekitar 750 miliar ini selain berfungsi sebagai sarana konektivitas wilayah Tasik – Ciamis, juga akan punya pemandangan indah dengan latar belakang bendungan Leuwikeris. Jembatan Betman bisa menjadi jembatan ikonik lainnya di Jabar selain Jalan Layang Pasopati di Kota Bandung. BNP/Biro Adpim Jabar
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi pembangunan Jembatan Betman di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (6/10/2021). Jembatan Betman yang akan menghabiskan dana sekitar 750 miliar ini selain berfungsi sebagai sarana konektivitas wilayah Tasik – Ciamis, juga akan punya pemandangan indah dengan latar belakang bendungan Leuwikeris. Jembatan Betman bisa menjadi jembatan ikonik lainnya di Jabar selain Jalan Layang Pasopati di Kota Bandung. BNP/Biro Adpim Jabar

BANDUNGNEWSPHOTO – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi pembangunan Jembatan Betman (Benteng - Manonjaya) di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (6/10/2021).

Wagub Uu menyebut, pembangunan jembatan Betman sebelumnya pernah dibahas pada tahun 2015 disaat dirinya masih menjabat Bupati Tasikmalaya, bersama Bupati Ciamis kala itu Iing Syam Arifin.

Saat itu, pembangunan Jembatan Betman diinisiasi karena mengkhawatirkan ketahanan jembatan Cirahong yang semakin tua dan ringkih.

Sekarang pada 2021 kekhawatiran itu jadi kenyataan. Per 1 September jembatan Cirahong tak diperkenankan dilewati kendaraan roda empat.

Ini berdasarkan keputusan bersama pada rapat antara Ditjen KA,  BTP Jabar, PT KAI Daop 2 Bandung, Dishub Provinsi Jawa Barat, Dishub Kabupaten Tasikmalaya, Dishub Kabupaten Ciamis, Dinas PUPR Kab Tasikmalaya dan Dinas PUPR Kab Ciamis.  

"Ternyata kekhawatiran kita dahulu benar, bahwa Cirahong sekarang sudah dilarang kendaraan roda empat dengan alasan kekuatan dan jangka panjang. Maka yang dulu saya rintis dengan pak Iing kami buka kembali," tambah dia.

Adapun saat ini, kata Uu Ruzhanul, Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) sudah punya rancangan detail engineering design (DED). Anggaran yang dibutuhkan adalah sekira Rp750 miliar.

"Ternyata alhamdulillah di pihak provinsi sudah ada segalanya, baik DED dan hal lain, kalau dulu sempat dihitung sekitar Rp450 miliar pada tahun 2015, barusan ditinjau kembali dengan Dinas BMTR Provinsi, diestimasikan sekitar Rp750 miliar," katanya.

"Ini kan tidak mungkin oleh dana kami, apalagi kabupaten/kota, provinsi juga angkat tangan. Tapi kami tidak tinggal diam, karena ini kebutuhan publik, DED dan lainnya kami akan meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat, lewat dinas BMTR dan konsultasi kepala Bappenas," tambah Wagub.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X