• Sabtu, 23 Oktober 2021

Charm Bekerjasama dengan YKPI Dukung Aksi Pink Ribbon untuk Meminimalkan Angka Kematian Akibat Kanker Payudara

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 08:49 WIB
Kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua penyebab kematian akibat kanker dengan persentase sebesar 9,6%. BNP/Dok. Charm
Kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua penyebab kematian akibat kanker dengan persentase sebesar 9,6%. BNP/Dok. Charm

JAKARTA - Kanker payudara masih menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia terutama perempuan Indonesia.

 

Menurut data The Global Cancer Observatory tahun 2020, kanker payudara di Indonesia merupakan kanker paling banyak ditemukan pada perempuan dengan proporsi 30,8% dari total kasus kanker lainnya, yakni terdapat 65.858 kasus baru.

 

Sementara itu, kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua penyebab kematian akibat kanker dengan persentase sebesar 9,6%. Salah satu penyebab tingginya angka kasus kejadian dan kematian akibat kanker payudara adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat akan deteksi dini dan pemeriksaan kanker payudara secara klinis, yang dimana menurut riset Kemenkes di tahun 2016, tingkat penetrasi SADARI adalah 46,3%. dan SADANIS 4,4%.

 

PT Uni-Charm Indonesia Tbk melalui Charm sebagai merk pembalut no. 1 pilihan perempuan Indonesia juga turut andil dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia melihat kondisi tersebut menjadi isu yang penting untuk dibahas.

 

Oleh karena itu, dalam rangka sosialisasi pentingnya deteksi dini kanker payudara seperti yang direkomendasikan oleh pemerintah Indonesia melalui SADARI dan SADANIS dengan pemeriksaan di Puskesmas dan Rumah Sakit, PT Uni-Charm Indonesia Tbk mendukung Aksi Pink Ribbon bekerja sama dengan YKPI (Yayasan Kanker Payudara Indonesia).

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X