• Kamis, 9 Desember 2021

Bidan Desa Menjadi Solusi Tempat Vaksinasi Lansia Untuk Capai Target Vaksinasi 37 Juta Warga Jabar

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:08 WIB
Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Satgas Penanganan COVID-19 Jabar sekaligus Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil saat ditemui di SLB Autisma Bunda Bening Selakshahati, Kabupaten Bandung, Kamis (14/10/2021). Pemda Provinsi Jawa Barat mendorong vaksinasi di tempat praktik bidan desa yang jumlahnya ribuan. Dengan begitu warga lansia tak perlu jauh-jauh datang ke sentra vaksinasi. BNP/Rizal FS/Biro Adpim Jabar
Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Satgas Penanganan COVID-19 Jabar sekaligus Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil saat ditemui di SLB Autisma Bunda Bening Selakshahati, Kabupaten Bandung, Kamis (14/10/2021). Pemda Provinsi Jawa Barat mendorong vaksinasi di tempat praktik bidan desa yang jumlahnya ribuan. Dengan begitu warga lansia tak perlu jauh-jauh datang ke sentra vaksinasi. BNP/Rizal FS/Biro Adpim Jabar

BANDUNGNEWSPHOTO – Pemda Provinsi Jawa Barat terus mendorong program vaksinasi kepada masyarakat untuk mengejar target 37 juta warga Jabar divaksin agar herd immunity bisa terbentuk di akhir tahun nanti. Saat ini masih ada beberapa tantangan untuk mengejar target vaksin, salah satunya adalah vaksin untuk kelompok lansia. 

 

Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Satgas Penanganan COVID-19 Jabar sekaligus Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, salah satu hal yang menjadi kendala vaksinasi lansia adalah masalah akses. Menurutnya banyak kelompok lansia yang kesulitan untuk datang ke tempat-tempat sentra vaksinasi yang tersedia. 

 

Menjawab tantangan tersebut, Pemda Provinsi Jawa Barat mendorong vaksinasi di tempat praktik bidan desa yang jumlahnya ribuan. Dengan begitu warga lansia tak perlu jauh-jauh datang ke sentra vaksinasi. 

 

"Saya membayangkan di Jabar ini ada 9.500 bidan desa yang sudah terlatih. Jadi kalau kita bayangkan bahwa yang sudah siap adalah 6.000 sampai 9.000, kalau itu bisa masuk ke wilayah-wilayah terjauh jadi tidak di sentra vaksin saja akan lebih banyak masyarakat yang terfasilitasi," jelas Atalia.

 

"Ada yang juga kita butuhkan selain capaian vaksinasi untuk meningkatkan level dari tiga ke dua karena kita juga harus menggenjot pelaksanaan vaksinasi pada lansia. Lansia ini yang masih perlu kita dorong," ujarnya saat ditemui di SLB Autisma Bunda Bening Selakshahati, Kabupaten Bandung, Kamis (14/10/2021).

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PPKM Level 3 Batal, Jabar Tetap Berlakukan Pengetatan

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:42 WIB

Pemkab Bandung akan Berupaya Penuhi Hak Kaum Difabel

Minggu, 5 Desember 2021 | 18:01 WIB
X