• Kamis, 9 Desember 2021

Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Naik Ke Peringkat 2 Dari Posisi Tahun Lalu Peringkat 29

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:36 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan pers secara virtual seputar penanganan COVID-19 kepada wartawan dari Gedung Pakuang Bandung, belum lama ini. Indeks Kebebasan Pers (IKP) Jabar naik 27 peringkat dari peringkat 29 pada Survei IKP 2020, naik menjadi peringkat 2 pada IKP tahun ini. (BNP/Rizal FS/Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan pers secara virtual seputar penanganan COVID-19 kepada wartawan dari Gedung Pakuang Bandung, belum lama ini. Indeks Kebebasan Pers (IKP) Jabar naik 27 peringkat dari peringkat 29 pada Survei IKP 2020, naik menjadi peringkat 2 pada IKP tahun ini. (BNP/Rizal FS/Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTOIndeks Kebebasan Pers di Provinsi Jawa Barat melompat jauh atau naik 27 peringkat dari peringkat 29 pada Survei Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) 2020, naik menjadi peringkat 2 pada IKP 2021.

"Alhamdulillah tahun ini, berkat kekompakan dan reformasi, Jawa Barat melompat dari sebelumnya ranking 29 menjadi ranking dua. Menjadi ranking dua ini suatu kebahagiaan. Hal yang kurang - kurang akan kami evaluasi, yang baik - baik akan terus di pertahankan," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Kota Bandung, Jumat, 22 Oktober 2021.

Survei IKP dilakukan Sucofindo dan Dewan Pers. Pada IKP 2021 Jabar memperoleh nilai indeks 82,66.

Baca Juga: Gubernur Ridwan Kamil Pimpin Upacara Hari Santri Tingkat Jabar Bertemakan Santri Siaga Jiwa Raga

Ada tiga indeks penilaian lingkungan dalam survei IKP 2021 itu, yakni lingkungan politik, lingkungan ekonomi dan lingkungan hukum.

Pada indeks lingkungan politik Jabar meraih poin 84,09, lingkungan ekonomi 80,89, dan lingkungan hukum pada nilai 81,38.

Kang Emil – sapaan akrabnya – menyebut demokrasi dalam kebebasan pers akan menjadi peradaban masa depan Indonesia. Ia pun menyebut teori pentaheliks yang diterapkan menjadi keberhasilan Jabar melompat begitu jauh dalam survei IKP 202.

Baca Juga: Potensi Ekonomi Kreatif Jabar Selatan Dapat Tingkatkan Ekonomi Jika Dikelola Dengan Baik

"Karena kami percaya demokrasi adalah pilar dari peradaban Indonesia di masa depan, kami percaya dalam demokrasi pemangku kepentingan yang nama teori pentaheliks ada academic, business, community, goverment, media menjadi pemegang peranan penting pada keberhasilan ini," sebutnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Level 3 Batal, Jabar Tetap Berlakukan Pengetatan

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:42 WIB

Pemkab Bandung akan Berupaya Penuhi Hak Kaum Difabel

Minggu, 5 Desember 2021 | 18:01 WIB
X