• Rabu, 19 Januari 2022

Hari Santri Momentum Tepat Bagi Santri Untuk Belajar Lebih Baik dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:53 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri acara peringatan Hari Santri Nasional 2021 Yayasan Jamiyah Ruqyah Aswaja Sumedang di GOR Desa Tegalmarung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (23/10/2021). Hari Santri merupakan momentum tepat bagi para santri untuk belajar lebih baik dan membawa kebermanfaatan di tengah masyarakat.  (Biro Adpim Jabar)
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri acara peringatan Hari Santri Nasional 2021 Yayasan Jamiyah Ruqyah Aswaja Sumedang di GOR Desa Tegalmarung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (23/10/2021). Hari Santri merupakan momentum tepat bagi para santri untuk belajar lebih baik dan membawa kebermanfaatan di tengah masyarakat. (Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO - Hari Santri merupakan momentum tepat bagi para santri untuk belajar lebih baik lagi supaya ilmu agama dipahami secara paripurna. Santri juga harus membawa kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, saat menghadiri acara peringatan Hari Santri Nasional 2021 Yayasan Jamiyah Ruqyah Aswaja Sumedang di GOR Desa Tegalmarung, Kabupaten Sumedang, Sabtu, 23 Oktober 2021.

"Santri hari ini dihargai. Kita bersyukur, Hari Santri Tingkat Nasional dilaksanakan mulai di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan seperti sekarang," kata Pak Uu --sapaan Wagub Jabar.

Baca Juga: Pemprov Jabar Lakukan Safari Vaksin dan Bansos Ke Cianjur untuk Kejar Kekebalan Komunal Pada Akhir 2021

"Mari memperkuat ketauhidan kita, keimanan kita, ketakwaan kita kepada Allah SWT. Namun di era 4.0, seleksi kehidupan semakin dinamis, hanya orang beriman dan punya pengetahuan yang bertahan. Kita harus adaptif dengan pondasi dalam kehidupan kita, keimanan, dan ketakwaan," ucapnya.

Menurut Pak Uu yang juga disebut Panglima Santri Jabar, ada dua peraturan penting lain yang mendukung santri dan pesantren di Indonesia. Yaitu lahirnya Undang-undang Pesantren dan terbaru Peraturan Presiden tentang dana abadi untuk pengelolaan pesantren. Jabar juga menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerbitkan Perda Pesantren.

"Ada tiga hak yang bisa diterima ponpes sesuai Perda Pesantren. Pertama, hak menerima anggaran, hak mendapatkan pembinaan, serta hak menerima pemberdayaan dari pihak pemerintah," katanya.

Baca Juga: West Java Investment Summit 2021 Ditutup Dengan Transaksi Rp6,5 Triliun

Adapun tema nasional yang diangkat pada hari santri tahun ini yaitu Santri Siaga Jiwa dan Raga. Pak Uu mengatakan bahwa tema tersebut dapat menjadi spirit bagi para santri untuk terus memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X