• Jumat, 1 Juli 2022

Desa Jadi Prioritas Pembangunan Pemerataan Ekonomi Jabar

- Senin, 1 November 2021 | 21:37 WIB
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Kick Off Tahapan Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2021 via konferensi video dari Rumah Singgah Wakil Gubernur Jabar di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (7/10/2021). (Biro Adpim Jabar/Aji Bagus Muharam)
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Kick Off Tahapan Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2021 via konferensi video dari Rumah Singgah Wakil Gubernur Jabar di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (7/10/2021). (Biro Adpim Jabar/Aji Bagus Muharam)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerataan ekonomi melalui pembangunan perdesaan perlu dilakukan karena mayoritas masyarakat Jabar tinggal di desa. Dalam rangka meningkatkan ekonomi tersebut, desa menjadi prioritas.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri webinar dengan tema "Strategi Inovasi dan Daya Saing Daerah dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Pascapandemi" bersama Universitas Indonesia via konferensi video dari SMK Negeri 1 Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Senin (1/11/2021).

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus menggerakkan perekonomian perdesaan sebagai salah satu strategi untuk bangkit pascapandemi COVID-19.

Baca Juga: Mal Pelayanan Publik di Jalan Cianjur Bandung akan Beroperasi Akhir Desember

"Dalam rangka meningkatkan ekonomi, Pak Gubernur tidak hanya ingin ekonomi meningkat, di samping itu, ingin juga ada pemerataan ekonomi," kata Pak Uu, sapaan Wagub Jabar.

Pemda Provinsi Jabar pun sudah menggagas sejumlah program untuk mengembangkan perekonomian perdesaan. Mulai dari One Pesantren One Product (OPOP) sampai mengembangkan desa wisata.

"Sehingga di kami ada desa kaos kaki, desa sendal, ada desa itu dan ini, kami dorong satu desa punya satu produk unggulan," katanya.

Baca Juga: Aparat Kecamatan, Kelurahan, dan DPU Harus Aktif Antisipasi Banjir

Selain itu, Pemda Provinsi Jabar sedang berupaya melakukan regenerasi petani melalui program Petani Milenial. Regenerasi dilakukan agar produktivitas sektor pertanian di Jabar meningkat. Kemudian, ada juga program Santani atau Santri Tani.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masa Tunggu Haji Jawa Barat Capai 32 Tahun

Senin, 27 Juni 2022 | 20:38 WIB
X