• Senin, 24 Januari 2022

Ema Sumarna ajak Tokoh Agama Sosialisasikan Bahaya Narkoba di tengah Pandemi

- Rabu, 3 November 2021 | 19:43 WIB
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengajak tokoh agama untuk bisa terus menyosialisasikan bahaya narkoba pada Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk para Pegiat Anti Narkoba Kelurahan Bersinar di Hotel Sany Rosa, Kota Bandung, Rabu 3 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengajak tokoh agama untuk bisa terus menyosialisasikan bahaya narkoba pada Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk para Pegiat Anti Narkoba Kelurahan Bersinar di Hotel Sany Rosa, Kota Bandung, Rabu 3 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengajak tokoh agama untuk bisa terus menyosialisasikan bahaya narkoba di tengah pandemi Covid 19.

Menurut Ema yang juga Ketua Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), bahaya penyalahgunaan narkortika dan obat-obatan terlarang (narkoba) masih terus mengancam.

Oleh karena itu perlu peran seluruh pihak untuk memeranginya, termasuk juga para tokoh agama yang memiliki pengaruh terhadap jemaahnya.

Baca Juga: KPID Nobatkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil Sebagai Digital Champion

"Kalau di umat Muslim, misalnya pada saat Salat Jumat, dalam satu bulan di ambil satu atau dua kali temanya tentang bahaya narkoba. Mengingatkan bahwa bahaya narkoba seperti apa, apalagi kita punya bonus demografi yang cukup tinggi," ujar Ema saat Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk para Pegiat Anti Narkoba Kelurahan Bersinar di Hotel Sany Rosa, Kota Bandung, Rabu 3 November 2021.

Kegiatan yang digelar Tim Terpadu P4GN Kota Bandung tersebut untuk menindaklanjuti inovasi kolaborasi Tim Terpadu P4GN terkait masalah penanggulangan masalah narkoba di Kota Bandung, dengan peserta dari Tokoh Keagamaan.

Menurut Ema, jika bahaya narkoba tidak diantisipasi, generasi ke depan bisa rusak. Sehingga semua elemen harus mengingatkan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, dan lingkungan RT-RW.

Baca Juga: Dubes Prancis Tertarik Strategi Pemkot Bandung Atasi Pandemi Covid-19

"Ini harus lebih kuat. Jadi polanya semacam bola salju yang menggelinding, dari lingkungan terkecil ke terbesar, semua saling mengingatkan," ucapnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemda Provinsi Jabar Perbaiki 2.400 Rutilahu di Garut

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:18 WIB

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X