• Senin, 24 Januari 2022

Ridwan Kamil Paparkan 12 Strategi Pemulihan Citarum Harum pada KTT Pemimpin Dunia COP26 di Glasgow Skotlandia

- Rabu, 3 November 2021 | 21:07 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri KTT Pemimpin Dunia COP26 di Venue Indonesia Pavilion at COP 26 - UNFCCC, Glasgow, Skotlandia, Selasa, 2 November 2021. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri KTT Pemimpin Dunia COP26 di Venue Indonesia Pavilion at COP 26 - UNFCCC, Glasgow, Skotlandia, Selasa, 2 November 2021. (Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan 12 program strategis revitalisasi DAS Citarum pada KTT Pemimpin Dunia COP26 di Glasgow, Skotlandia, Selasa, 2 November 2021.

Dari 12 program tersebut dibahas diantaranya rehabilitasi lahan sekitar 26 ribu hektare dari target 15.500 hektare dan monitoring IPAL pabrik-pabrik di sekitar Citarum dimana sudah ada 1.338 pabrik yang diawasi dari target 747 pabrik.

Pembahasan lain adalah penindakan Satgas Citarum terhadap 131 pelanggar lingkungan dari mulai skala besar sampai sekala kecil. Ada 1.268 desa yang jadi sasaran sosialisasi dan edukasi berbasis komunitas.

Baca Juga: Karang Taruna Harus Hadirkan Program Kerja Positif untuk Berkolaborasi dengan Pemkot Bandung

Ridwan Kamil mengatakan konsep penanganan Citarum Harum yang dulu pernah dikenal dunia sebagai sungai terkotor dan terjorok di dunia menggunakan pola pentaheliks. Dimana, pemerintah melibatkan akademisi, pengusaha, media, dan komunitas untuk saling bersinergi dan berkolaborasi.

Menurutnya, keterlibatan semua stakeholders sangat luar biasa mulai dari TNI dengan basis operasi nonperang, komunitas pegiat lingkungan, kalangan bisnis yang memiliki kekuatan finansial, akademisi yang kaya konsep dan penelitian, sampai media untuk publikasi.

“Hasilnya penanganan lebih efektif. Setelah tiga tahun Citarum bukan lagi sungai terkotor dan kami bisa menjelaskan dan membuktikan data-datanya. Berkat pentaheliks ini semua merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Ridwan Kamil.

Baca Juga: Ema Sumarna ajak Tokoh Agama Sosialisasikan Bahaya Narkoba di tengah Pandemi

Menurut Ridwan Kamil, penanganan Citarum lebih gencar dan masif sejak terbit Peraturan Presiden Nomor 15/2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemda Provinsi Jabar Perbaiki 2.400 Rutilahu di Garut

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:18 WIB

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X