• Jumat, 3 Desember 2021

Ridwan Kamil Gaet Investor Timur Tengah untuk Rebana dan Aerocity

- Minggu, 7 November 2021 | 19:51 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri UEA-Indonesia Business Forum di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis, 4 November 2021. Gubernur Jawa Barat menggelar sejumlah pertemuan bisnis di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dalam rangka menggaet investor. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri UEA-Indonesia Business Forum di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis, 4 November 2021. Gubernur Jawa Barat menggelar sejumlah pertemuan bisnis di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dalam rangka menggaet investor. (Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO - Dalam rangka menggaet investor untuk Aeorocity Kertajati, kota Metropolitan, Rebana, dan Jabar Selatan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar sejumlah pertemuan bisnis di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Setelah bertemu dengan CEO The Warrior Group Troy Gilham di Dubai pada Rabu, 3 November 2021 pagi, Gubernur kemudian bertolak ke Abu Dhabi untuk menawarkan proyek Aerocity dan Rebana pada perusahaan energi UEA Masdar, serta Mubadala Group.

Pada kesempatan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat Noneng Komara Nengsih.

Baca Juga: Atlet Mas Ari Sadewa asal Kota Bandung Sabet Medali Emas Pertama Peparnas XVI 2021 Papua

Gubernur mengatakan sudah saatnya pemimpin daerah menjemput bola dan mengetuk pintu investor secata langsung.

“Saya itu punya prinsip, rezeki itu harus dijemput tidak bisa ditunggu, jadi kami tidak lagi menggunakan ekonomi politik jaga warung, nunggu orang datang. Tapi dengan politik ketok pintu, atau door to door,” katanya.

“Karena biasanya kalau yang mempresentasikannya orang nomor satu, mereka langsung percaya, karena terlihat political will-nya,” tambahnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Tiba di Tanah Air Jalani Karantina Tiga Hari

Gubernur memaparkan kunjungan ke Timur Tengah juga merupakan upaya mencari potensi investasi dari negara-negara baru. Selama ini investasi lebih sering datang dari negara Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, atau Singapura.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jabar dan Yogyakarta Kolaborasi Majukan Pramuka

Kamis, 2 Desember 2021 | 12:48 WIB
X