• Selasa, 9 Agustus 2022

Ridwan Kamil Gaet Investor Timur Tengah untuk Rebana dan Aerocity

- Minggu, 7 November 2021 | 19:51 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri UEA-Indonesia Business Forum di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis, 4 November 2021. Gubernur Jawa Barat menggelar sejumlah pertemuan bisnis di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dalam rangka menggaet investor. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri UEA-Indonesia Business Forum di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis, 4 November 2021. Gubernur Jawa Barat menggelar sejumlah pertemuan bisnis di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dalam rangka menggaet investor. (Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO - Dalam rangka menggaet investor untuk Aeorocity Kertajati, kota Metropolitan, Rebana, dan Jabar Selatan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar sejumlah pertemuan bisnis di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Setelah bertemu dengan CEO The Warrior Group Troy Gilham di Dubai pada Rabu, 3 November 2021 pagi, Gubernur kemudian bertolak ke Abu Dhabi untuk menawarkan proyek Aerocity dan Rebana pada perusahaan energi UEA Masdar, serta Mubadala Group.

Pada kesempatan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat Noneng Komara Nengsih.

Baca Juga: Atlet Mas Ari Sadewa asal Kota Bandung Sabet Medali Emas Pertama Peparnas XVI 2021 Papua

Gubernur mengatakan sudah saatnya pemimpin daerah menjemput bola dan mengetuk pintu investor secata langsung.

“Saya itu punya prinsip, rezeki itu harus dijemput tidak bisa ditunggu, jadi kami tidak lagi menggunakan ekonomi politik jaga warung, nunggu orang datang. Tapi dengan politik ketok pintu, atau door to door,” katanya.

“Karena biasanya kalau yang mempresentasikannya orang nomor satu, mereka langsung percaya, karena terlihat political will-nya,” tambahnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Tiba di Tanah Air Jalani Karantina Tiga Hari

Gubernur memaparkan kunjungan ke Timur Tengah juga merupakan upaya mencari potensi investasi dari negara-negara baru. Selama ini investasi lebih sering datang dari negara Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, atau Singapura.

“Jadi (investasi dari) Timur Tengahnya itu kurang. Untuk menyeimbangkan geopolitik investasi, rencananya di masa depan akan lebih banyak ke Timur Tengah,” ujar Ridwan.

Di hari kedua di UEA pada Kamis (4/11/2021) Ridwan menghadiri UEA-Indonesia Business Forum bersama Menteri Perdagangan M. Lutfhi, Ketua Kadin Arsjad Rasjid, serta menghadiri National Day di Dubai Expo 2020. Ia adalah satu-satunya gubernur di Indonesia yang datang di forum ini.

Baca Juga: Wagub Jabar Hadiri Pembukaan Peparnas XVI/2021 di Stadion Mandala Jayapura Papua

Proyek pembangunan Metropolitan Rebana dan Jabar selatan yang telah mendapatkan kepastian hukum lewat Perpres Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan, menjadi yang utama yang ditawarkan Gubernur pada investor.

Kawasan Segitiga Rebana terdiri dari tujuh kota dan kabupaten, yaitu Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Subang.

Sebagai jantung pertumbuhan kawasan ini ada Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas udara dan logistik.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Ajak Kader PPP Bantu Sosialisasi Vaksinasi Covid 19

“(Rencana) Yang terbesar sebenarnya adalah membangun Rebana, karena kalau berhasil akan ada 13 kota baru, akan hadir lima juta lapangan pekerjaan, akan memberikan bonus 2-3 persen pertumbuhan ekonomi,” kata Gubernur.

Kunjungan ke Timur Tengah ini juga menurut Ridwan terdongkrak momentum Jabar yang kembali menjadi provinsi dengan realisasi investasi tertinggi pada kuartal III 2021, berdasarkan data terbaru yang dirilis Kementerian Investasi, yaitu senilai Rp107 triliun.***

Halaman:
1
2

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X