• Senin, 24 Januari 2022

Pembangunan Monumen Perjuangan Pandemi Covid 19 adalah Bukti Kita Tidak Melupakan Jejak Perjuangan

- Senin, 8 November 2021 | 22:08 WIB
Monumen Perjuangan Pandemi Covid 19 di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung. (Biro Adpim Jabar)
Monumen Perjuangan Pandemi Covid 19 di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung. (Biro Adpim Jabar)


BANDUNGNEWSPHOTO – Pembangunan Monumen Perjuangan Pandemi Covid 19 di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung adalah bukti bahwa kita tidak akan melupakan pengorbanan tenaga kesehatan.

Hal itu dikatakan Budayawan sekaligus dosen Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Dian Hendrayana, Senin, 8 November 2021.

Pemda Provinsi Jawa Barat tengah membangun Monumen Perjuangan Pandemi Covid 19 di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung, yang didedikasikan sebagai pejuang tenaga kesehatan yang meninggal akibat Covid 19.

Baca Juga: Jabar Tempel Ketat Papua, Raih Delapan Emas di Peparnas XVI Papua 2021

"Yang sering terjadi dalam kehidupan kita adalah kita kerap melupakan jejak, karena kita terlalu terperangah ke arah masa depan. Padahal masa depan berawal dari masa lalu. Proses dan perjuangan yang dengan susah payah dilakukan di masa lampau sering kali terabaikan," ujar Dian.

Oleh karena itu, menurut Dian Hendrayana, monumen ini akan selalu terpaut pada saudara kita yang mati syahid dalam peperangan melawan Covid 19 .

"Tenaga kesehatan yang tiap tetes peluhnya bertukar dengan degup kematian, sikap sosial yang memunculkan peradaban baru meskipun bersifat temporal, atau belajar disiplin dalam menghadapi dan menghindari kematian," ungkapnya.

Baca Juga: Atlet Berprestasi Siap-siap Terima Kadeudeuh dari Pemkot Bandung

Dian menambahkan monumen ini menjadi saksi bisu, bahwa masyarakat di Jawa Barat pernah dihadapkan pada suasana dan situasi sulit yang telah memakan banyak nyawa.

"Hati, pikiran, lelembutan kita sejatinya telah diikat agar kita selalu ingat akan sebuah situasi dan masa-masa sulit atas munculnya COVID-19, melalui berdirinya monumen yang tegak dan menjulang ini," sebut Dian.

Dian juga menghubungkan berdirinya monumen ini dengan puisi berbahasa Sunda karya Saini KM yang menjadi relief Monumen Perjuangan Rakyat yang kita tahu ada di kawasan Dipatiukur.

Baca Juga: Ridwan Kamil Gaet Investor Timur Tengah untuk Rebana dan Aerocity

"Lebih pas lagi, jika disambungkan dengan puisi karya Saini KM yang terpatri di dinding Monju yang intinya memberi pesan kepada generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan" pungkasnya.***

Halaman:
1
2

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemda Provinsi Jabar Perbaiki 2.400 Rutilahu di Garut

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:18 WIB

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X