• Senin, 24 Januari 2022

Hadapi Musim Hujan, Ridwan Kamil Instruksikan Kepala Daerah Siaga Satu

- Rabu, 10 November 2021 | 18:28 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil instruksikan kepala daerah dan kepala BPBD di Jabar untuk siaga satu menghadapi musim hujan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Rabu, 10 November 2021.  (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil instruksikan kepala daerah dan kepala BPBD di Jabar untuk siaga satu menghadapi musim hujan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Rabu, 10 November 2021. (Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO - Menghadapi musim hujan, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil instruksikan kepala daerah dan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jabar untuk siaga satu.

Menurut kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil--, hal tersebut dilakukan agar seluruh daerah meningkatkan kesiagaan menghadapi potensi bencana di musim hujan.

"Saya sudah mengimbau kepala daerah bupati wali kota, kepala BPBD siaga satu di musim penghujan ini," kata Kang Emil di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, Rabu, 10 November 2021.

Baca Juga: Pengusulan Mochtar Kusumaatmadja Sebagai Pahlawan Nasional Tengah Diperjuangkan

Kang Emil melaporkan, musim hujan diperkirakan akan berlangsung sampai awal 2022. Menurutnya, ada dua potensi bencana saat musim hujan, yakni banjir dan tanah longsor.

“Ini musim penghujan sampai Februari-Maret, musim penghujan itu biasanya mengakibatkan dua potensi kebencanaan, satu banjir yang sering kita lihat, kedua adalah longsor biasanya di daerah yang miring,” ucapnya.

Kang Emil pun mengimbau masyarakat Jabar agar menjaga kebersihan saluran air termasuk selokan yang berada di lingkungan sekitar serta tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ajak Anggota AMS Cintai Sejarah

“Untuk banjir saya mengimbau masyarakat, karena sebagian dari potensi banjir datang dari sampah yang bikin mampet di gorong-gorong di saluran oleh sampah, mari kita jaga kebersihan, kurangi potensi banjir dengan kitanya disiplin,” katanya.

Kang Emil menuturkan, pemerintah terus berupaya mengurangi potensi banjir dengan membangun infrastruktur pengendali banjir. Salah satunya adalah Kolam Retensi Andir yang rencana akan selesai pada dua bulan ke depan.

“Pemerintah terus mengupayakan pengurangan-pengurangan bencana termasuk dua bulan lagi selesai danau (kolam) retensi di Andir untuk melengkapi Danau (Kolam) Retensi Cieunteung dalam mengatasi potensi banjir di Citarum,” ucapnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Hasilkan Empat Karya Lukisan Selama Tiga Hari Karantina

Dengan adanya infrastruktur pengendali banjir, kata Kang Emil, fenomena bencana alam akan berangsur berkurang jika musim penghujan tiba.

“Jadi masih ada (banjir), tapi media boleh bandingkan volumenya sudah berkurang tidak berlama-lama seperti dulu. Tetapi, kita tidak boleh takabur bagaimanapun itu fenomena alam. Tapi ikhtiar dari kami adalah melakukan pengurangan dengan apapun program dan metode untuk mengatasi kebencanaan,” katanya.***

Halaman:
1
2

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemda Provinsi Jabar Perbaiki 2.400 Rutilahu di Garut

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:18 WIB

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X