• Jumat, 21 Januari 2022

Jabar Kolaborasi dengan Universitas Nottingham dalam hal Transportasi Berkelanjutan dan Energi Terbarukan

- Kamis, 11 November 2021 | 19:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) ketika bertemu delegasi dari Universitas Nottingham dalam acara COP26. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) ketika bertemu delegasi dari Universitas Nottingham dalam acara COP26. (Biro Adpim Jabar)

“Kami mendorong kedua belah pihak agar melakukan kegiatan lebih lanjut untuk mengimplementasikan perjanjian. Kedutaan siap memfasilitasi kesepakatan dan kemungkinan kerja sama di masa depan tentang teknologi hijau."

Universitas Nottingham adalah pendiri Konsorsium Inggris - Indonesia untuk Ilmu Interdisipliner (UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences) (UKICIS) bersama Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Institut Pertanian Bogor – dua universitas bergengsi di Jawa Barat.

Baca Juga: Badan Kepegawaian Daerah Jabar Akan Luncurkan Jabar SMART Birokrasi

Profesor Jessica Corner yang memimpin delegasi COP26 Universitas tersebut mengatakan COP26 telah menjadi kesempatan penting untuk berbagi progres dalam tantangan lingkungan masing-masing. Program Citarum Harum adalah contoh mengesankan tentang bagaimana tekad yang nyata dan tindakan yang terkoordinasi dapat memungkinkan pemulihan kerusakan lingkungan jangka panjang.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan Gubernur Ridwan dan Jawa Barat dalam strategi peningkatan kualitas lingkungan," katanya.

Koordinator UKICIS Dr Bagus Muljadi mengaku bangga dengan prestasi Jabar dalam menunjukkan kepemimpinan dalam meningkatkan indeks kualitas lingkungan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Dorong EMCI Jadikan Moda Transportasi Sebagai Tempat Wisata

“Sebagai akademisi diaspora Indonesia di Inggris, kami berupaya untuk mempercepat kemajuan upaya pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup di negara ini melalui transfer teknologi antara Inggris dan Indonesia,” katanya.

Diketahui Dr Bagus Muljadi di Universitas Nottingham pada awal tahun ini telah mengelola proyek Dana Penelitian Tantangan Global QR senilai £200 ribu yang bertujuan untuk membangun transportasi berkelanjutan di Jawa Barat.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X