• Jumat, 3 Desember 2021

Jembatan Pramuka Cirebon Cetak Rekor Muri sebagai Penghubung Dua Provinsi Pertama di Indonesia

- Jumat, 12 November 2021 | 10:27 WIB
Jembatan Pramuka di Desa Kalirahayu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon masuk Museum Rekor Indonesia sebagai jembatan gantung pramuka pertama di Indonesia yang berhasil menghubungkan dua provinsi, Kamis, 11 November 2021. (Humas Jabar/Asmul)
Jembatan Pramuka di Desa Kalirahayu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon masuk Museum Rekor Indonesia sebagai jembatan gantung pramuka pertama di Indonesia yang berhasil menghubungkan dua provinsi, Kamis, 11 November 2021. (Humas Jabar/Asmul)

BANDUNGNEWSPHOTOJembatan Pramuka masuk Museum Rekor Indonesia di Desa Kalirahayu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon sebagai jembatan gantung pramuka pertama di Indonesia yang berhasil menghubungkan dua provinsi.

Pencatatan rekor dilakukan saat peresmian Jembatan Pramuka oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil, Kamis, 11 November 2021.

Jembatan lintas provinsi ini merupakan akses penghubung Desa Kalirahayu dengan Desa Limbangan, Kecamatan Brebes, Provinsi Jawa Tengah sepanjang 150 meter.

Baca Juga: Dishub Jabar Bahas Rencana Induk Transportasi Terpadu Metropolitan Rebana

"Ini program pengabdian masyarakat yaitu jembatan gantung pramuka pertama di Indonesia yang menghubungkan Jabar dan Jateng yang kini bisa ditempuh hanya tiga menit," ujar Atalia.

Jembatan pramuka yang membentang di atas Sungai Cisanggarung ini dibangun oleh anggota pramuka selama 20 hari. Dalam prosesnya mereka dibantu relawan vertikal rescue yang sudah berpengalaman membangun ratusan jembatan gantung di berbagai wilayah Jabar.

Atalia mengatakan, meski jembatan gantung namun keamanan dan kekokohannya sudah teruji karena telah mendapat persetujuan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar. Masyarakat tak perlu khawatir karena kualitasnya akan terus dipantau.

Baca Juga: Pisah Sambut Kapolda Jabar, Terima Kasih Irjen Pol Ahmad Dofiri, Selamat Datang Irjen Pol Suntana

"Kita bekerja sama dengan DBMPR dan vertical rescue jadi keamanan dan kekuatan jembatan ini sudah dihitung dengan jelas, menggunakan baja kokoh dan akan terus dipantau," jelasnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jabar dan Yogyakarta Kolaborasi Majukan Pramuka

Kamis, 2 Desember 2021 | 12:48 WIB
X