• Selasa, 18 Januari 2022

Kejar Target hingga Akhir Tahun, Ridwan Kamil Minta Sekda Kabupaten/Kota Percepat Vaksinasi Covid 19

- Rabu, 17 November 2021 | 10:25 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik pengurus Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia Provinsi Jawa Barat periode 2021-2024 secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 16 November 2021. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik pengurus Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia Provinsi Jawa Barat periode 2021-2024 secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 16 November 2021. (Biro Adpim Jabar)

Gubernur juga meminta kepada para Sekda di Provinsi Jawa Barat untuk bisa beradaptasi. Sebab, pada era ini siapa yang mampu beradaptasi maka tidak akan tergerus zaman.

"Siapa yang mampu beradaptasi umurnya akan panjang, baik umur secara biologis maupun umur secara karir. Kalau Sekdanya mampun beradaptasi, mampu tantangan daerahnya maju," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Panen Raya Petani Milenial Komoditas Padi di Gebongan Karawang

"Saya menyaksikan daerah-daerah yang terakselerasi karena Sekdanya mampu menerjemahkan visi-visi politis ke dalam administrasi, rencana-rencana, dari visi misi para pimpinan. Oleh karena itu kunci pertama adalah sekda harus siap terdepan yang pertama menunjukan proses adaptasi," imbuhnya.

Ada dua disrupsi yang sedang terjadi di Indonesia. Disrupsi pertama adalah tantangan revolusi industri 4.0 atau digital di mana akan banyak pekerjaan yang akan hilang karena bisa digantikan oleh mesin atau robot.

"Adaptasi pertama adalah terhadap isu 4.0. Semua pekerjaan rutin di daerah masing-masing harus diganti oleh teknologi. Sehingga mereka-mereka pekerjaan rutin yang terganti teknologi bisa bapak ibu geser menjadi fungsional untuk mengerjakan program-program yang dibutuhkan," kata Kang Emil.

Baca Juga: Tekad Jabar Jadikan Warga Desa Melek Digital

Kemudian yang kedua adalah disrupsi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Dalam menghadapi disrupsi ini dibutuhkan terobosan untuk menyelesaikan berbagai masalah akibat pandemi COVID-19.

"Kedua harus paham dan beradaptasi terhadap COVID. Salah satunya naik akses digital, naiknya tingkat stres, naiknya tingkat orang yang berkesusahan sehingga dibutuhkan terobosan yang luar biasa," kata Ridwan Kamil.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X