• Senin, 17 Januari 2022

Pemkot Bandung dan Cimahi Bangun Kolam Retensi Atasi Banjir

- Rabu, 17 November 2021 | 21:04 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial (kanan) bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kiri), dan Plt Wali Kota Cimahi Letkol Inf (Purn) Ngatiyana, saat  ground breaking atau macul perdana di Kelurahan Pasirkaliki Kota Cimahi, Rabu, 17 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)
Wali Kota Bandung Oded M Danial (kanan) bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kiri), dan Plt Wali Kota Cimahi Letkol Inf (Purn) Ngatiyana, saat ground breaking atau macul perdana di Kelurahan Pasirkaliki Kota Cimahi, Rabu, 17 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)

Menurut Oded, kegiatan macul perdana ini merupakan gerakan atau implementasi dari hasil koordinasi satu bulan sebelumnya dengan Pemkot Cimahi dan dua pekan sebelumnya bersama Kementerian PPN/Bappenas.

Oded mengungkapkan, sudah lama mewacanakan pembangunan kolam retensi ini. Namun masih menunggu Pemkot Cimahi terkait pembebasan lahan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Pemkot Bandung Jalin Kerjasama dengan Ormas Jaga Kota Bandung Tetap Kondusif

Saat ini Pemkot Bandung membantu dari segi alat, yakni excavator untuk pengerukan.

"Terpenting hari ini nyangkul perdana dalam rangka merealisasikan tempat ini untuk fungsinya dulu, yang penting retensinya terjadi. Nantinya akan ada anggaran bantuan dari BBWS yang akan membangun di 2023," ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Letkol Inf (Purn) Ngatiyana mengatakan, pembangunan kolam retensi ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot Cimahi dan Pemkot Bandung dalam mengatasi banjir di perbatasan kedua daerah.

Baca Juga: Disbudpar Kota Bandung Dorong Pengusaha Jasa Wisata Ikuti Setifikat CHSE

"Mudah-mudahan dengan pembangunan kolam retensi ini bisa mengurangi debit banjir yang ada di Cilember sampai Cigugur Cimahi. Karena sudah tertampung minimal sekian persen di embung ini. Sehingga tidak terjadi yang lebih besar seperti di Cimindi," katanya.

Ngatiyana mengatakan, kolam retensi ini menggunakan lahas seluas hampir 1 hektar, Pemkot Cimahi pun telah membebaskan lahannya senilai Rp33 miliar. Sehingga persyaratan dan perizinan sudah lengkap tinggal pembangunan kolam retensinya.

"Pembangunan kolam retensi atau embung akan dikerjakan anggarannya dari BBWS pada 2023, untuk sekarang pengerukan. Tapi semoga BBWS bisa menyiapkan di 2022 itu lebih bagus, yang jelas dianggarkan 2023," ucapnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X