• Senin, 24 Januari 2022

Jelang Natal dan Tahun baru, Pemkot Bandung siap Berlakukan PPKM Level 3

- Kamis, 18 November 2021 | 19:00 WIB
Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi berbicara pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, kamis 18 November 2021.  (Humas Pemkot Bandung)
Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi berbicara pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, kamis 18 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah Kota Bandung menyatakan siap jika harus kembali menerapkan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, terkait pengetatan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, mengikuti arahan pemerintah pusat.

“Itu pertimbangan dalam antisipasi, Natal dan tahun baru menjadi celah kerawanan terhadap penurungan tingkat kedisiplinan masyarakat,” ujar Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, kamis 18 November 2021.

Idris mengatakan, pihaknya memang akan mengantisipasi adanya kerumunan di penghujung akhir tahun.

Baca Juga: 43 Ribu Penduduk Miskin Ekstrem Kota Bandung akan Hilang Pada 2024

“Pengunjung harus dikendalikan. Kita ikuti saja yang sudah menjadi ketentuan. Prinsipnya kita siap,” ujar Idris.

Menurutnya, jika Kota Bandung menerapkan PPKM Level 3 maka akan ada beberapa pembatasan.

“Level 3 itu seperti kapasitas pengunjung dari 50 persen menjadi 25 persen. Tempat hiburan kembali tidak boleh beroperasi. Pengunjung toko dan mal hanya 25 persen. Kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dibatasi kapasitasnya,” tutur Idris.

Baca Juga: Jabar Masuk TOP 3 Tim Pembina Provinsi Terbaik Swasti Saba

Untuk penerapannya, Idris mengatakan, sebelumnya Kota Bandung juga pernah menerapkan PPKM Level 3. Sehingga pasti bisa melaksanakannya dengan baik.

Terkait jumlah anggota Satpol PP yang akan bertugas di akhir tahun, Idris menyebut akan disesuaikan dengan kebutuhan.

“Anggota pasti disiapkan, kita menyesuaikan,” ujarnya.

Baca Juga: Jabar Jadi Tuan Rumah East Local and Regional Government Congress 2022

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 pada Libur Nataru, secara daring mengatakan, dalam kebijakan libur Natal dan tahun baru, sejumlah kegiatan seperti perayaan pesta kembang api, pawai, arak-arakan yang mengumpulkan kerumunan besar sepenuhnya dilarang.

Larangan kegiatan dan penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia dilakukan dalam rangka memperketat pergerakan orang guna mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Kebijakan tersebut, kata dia, diperlukan untuk menghambat dan mencegah penularan Covid-19, tetapi ekonomi harus tetap bergerak.

Baca Juga: Yuk Ikuti Jabar International Marathon Virtual Run 2021

Kebijakan penyamarataan penerapan PPKM level 3 tersebut dilakukan juga karena libur Natal dan tahun baru diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat. ***

Halaman:
1
2

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemda Provinsi Jabar Perbaiki 2.400 Rutilahu di Garut

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:18 WIB

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X