• Jumat, 3 Desember 2021

Buruh dan Pengusaha Sepakat Putuskan UMK dengan Rasional

- Jumat, 26 November 2021 | 20:16 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial sangat mengapresiasi para buruh dan pengusaha yang telah menyepakati besaran Upah Minimum Kota (UMK) 2021 di Pendopo Kota Bandung, Jumat 26 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)
Wali Kota Bandung Oded M Danial sangat mengapresiasi para buruh dan pengusaha yang telah menyepakati besaran Upah Minimum Kota (UMK) 2021 di Pendopo Kota Bandung, Jumat 26 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Buruh dan pengusaha bersama Pemerintah Kota Bandung sepakat memutuskan besaran Upah Minimum Kota (UMK) 2021 lewat musyawarah di Dewan Pengupahan.

Wali Kota Bandung Oded M Danial sangat mengapresiasi para buruh dan pengusaha yang telah menyepakati besaran UMK tersebut.

"Kenaikannya rasional. Alhamdulillah saya mengapresiasi kepada buruh yang menyampaikan aspirasinya tidak anarkis dan sangat komunikatif," kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Jumat 26 November 2021.

Baca Juga: 5.300 Desa di Jabar Ditargetkan Punya BUMDes

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengeluarkan surat No. 561/Kep.774-Yanbangsos/2020 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2021.

Untuk Kota Bandung, UMK tahun 2022 yaitu sebesar Rp3.742.276,48. Jumlah tersebut naik Rp118.498,48 dari UMK 2021 sebesar Rp3.623.778.

Oded mengungkapkan, para buruh memang sangat berharap ada kenaikan UMK secara proporsional. Namun di sisi pengusaha, juga berharap kenaikannya tidak terlalu besar.

Baca Juga: Uu Ruzhanul Ulum Serahkan 17 Penghargaan Bidang Kesehatan

Hingga akhirnya diputuskan di Dewan Pengupahan yang terdiri dari buruh, pengusaha, dan Pemkot Bandung.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jabar dan Yogyakarta Kolaborasi Majukan Pramuka

Kamis, 2 Desember 2021 | 12:48 WIB
X