• Selasa, 5 Juli 2022

Bupati Bandung Instruksikan Open Bidding untuk Isi Kekosongan di 11 Jabatan Pemkab dan 180 Posisi Lainnya

- Senin, 29 November 2021 | 21:06 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Upacara HUT Korpri ke-50 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin, 29 November 2021. (Humas Pemkab Bandung)
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Upacara HUT Korpri ke-50 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin, 29 November 2021. (Humas Pemkab Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengintruksikan agar segera mengisi kesosongan pada 11 jabatan Pemerintah Kabupaten Bandung diantaranya jabatan pimpinan tinggi pratama, dan 180 posisi lainnya.

Dadang Supriatna menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Tim Penilai Kinerja (TPK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tim Panitia Seleksi (PANSEL) Kabupaten Bandung, untuk melaksanakan open bidding. Seleksi terbuka tersebut telah berlangsung sejak 26 November hingga 2 Desember 2021 mendatang.

Adapun 11 posisi yang kosong antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM), Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar), Dinas Perumahan, Kawasan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sekretaris DPRD, Direktur RSUD Kelas B Majalaya dan staf ahli.

Baca Juga: Perkuat Digitalisasi Desa agar Pertumbuhan Ekonomi Merata ke Pelosok Daerah

“Di samping itu ada sekitar 180 posisi lainnya yang masih kosong. Sehingga masih membutuhkan rotasi sekitar 600 orang. Saya berharap, semua kekosongan ini dapat terisi awal 2022, agar kedepannya kami bisa fokus melayani masyarakat,” ungkap bupati di sela Upacara HUT Korpri ke-50 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin, 29 November 2021.

Disamping itu, dalam rangka meningkatkan kinerja seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bandung, Bupati Dadang Supriatna berencana menerapkan sistem reward dan punishment.

Di hadapan ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, bupati menyampaikan, penghargaan akan diberikan bagi PNS yang memiliki inovasi serta karya yang bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Bandung.

Baca Juga: ASN Harus Rajin Turun ke Lapangan agar Bisa Terus Berinovasi, Ridwan Kamil Jadi Pembina Upacara HUT Korpri

“Bagi PNS yang memiliki kelebihan, akan terus kami dorong. Tapi sebaliknya, jika ada PNS yang melakukan kesalahan dan melanggar Undang-undang ASN (Aparatur Sipil Negara) akan mendapat punishment. Dalam PP (Peraturan Pemerintah) No 17 Tahun 2020 dijelaskan, pejabat boleh diturunkan dari jabatannya, jika melakukan kesalahan yang fatal,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berhaji untuk Eril, Ridwan Kamil Berpamitan

Minggu, 3 Juli 2022 | 22:14 WIB
X