• Jumat, 19 Agustus 2022

Antisipasi Varian Omicron, Ridwan Kamil Tangani Seperti Menghadapi Varian Delta dan Perkuat Stok Oksigen

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 18:57 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri acara Indonesia Pasti Bisa dengan tema "Terima Kasih Nakes" di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Sabtu, 18 Desember 2021. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri acara Indonesia Pasti Bisa dengan tema "Terima Kasih Nakes" di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Sabtu, 18 Desember 2021. (Biro Adpim Jabar)

Walaupun varian omicron sudah terdeteksi dari seorang pekerja di pusat karantina Wisma Atlet, Jakarta. Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk tetap produktif tapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Kepada masyarakat mari kita tetap produktif apapun sebenarnya boleh, asalkan prokes aja. Mau judulnya tadi macam-macam nama virusnya jawabannya adalah prokes untuk masyarakat untuk negara adalah gencar dengan 3T. Jadi saya kira itu saja persiapannnya insyaallah jauh lebih siap," ungkapnya.

Baca Juga: Pembangunan Flyover Kopo Lebih Cepat, Bisa Dipakai Sebelum Lebaran 2022

Dalam momentum melandainya penularan virus Covid-19, ia telah memberikan penghargaan bagi Tenaga Kesehatan dan anggota keluarganya yang gugur saat bela negara memberi perawatan rakyat Jabar.

"Tentunya penghargaan untuk nakes itu banyak, ada beasiswa buat anak-anak dari nakes yang khususnya berpulang kita memberikan apresiasi sejarah dalam bentuk monumen juga untuk mengingatkan rasa terima kasih kita," cetusnya.

"Jabar kehilangan 200-an dokter nakes dari profesor sampai tenaga ahli, itu kehilangan besar. Jadi kami pastikan apapun bentuk penghargaannya, kalau memungkinkan pasti akan kami berikan sebagai rasa terima kasih kami," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Bupati Bandung Minta Tertibkan Aset Desa dengan Sistem Sipades untuk Mempercepat Infomasi

Sementara itu, pendiri Indonesia Pasti Bisa Deddy Corbuzier bertekad meningkatkan kontribusi lembaga amalnya membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

"Jadi kita dari vaksin saja sudah 2 juta dari digiresto kita memberikan makan itu ratusan ribu sampai jutaan orang. Terus nyari orang-orang yang tidak memiliki biaya ketika harus masuk rumah sakit terkena Covid-19 dan lain sebagainya itu menanggung hampir ratusan orang," ujar Deddy.

Deddy mengatakan, jika pandemi Covid-19 telah berakhir menjadi endemik, Indonesia Pasti Bisa akan tetap hadir bahu membahu bersama pemerintah dalam menangani permasalahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X