• Minggu, 3 Juli 2022

ASN dan masyarakat Kabupaten Bandung kumpulkan Rp416 Juta untuk Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

- Minggu, 19 Desember 2021 | 19:57 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kanan) berbincang dengan Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat penyerahan bantuan untuk korban Gunung Semeru di Pringgitan Pendopo Bupati Lumajang, Sabtu, 18 Desember 2021. (Humas Pemkab Bandung)
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kanan) berbincang dengan Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat penyerahan bantuan untuk korban Gunung Semeru di Pringgitan Pendopo Bupati Lumajang, Sabtu, 18 Desember 2021. (Humas Pemkab Bandung)

“Hari ini saya kedatangan Bupati Bandung, Pak Dadang Supriatna. Beliau ini sahabat saya. Kami sangat intens komunikasi, saling telpon untuk memberi kabar dan saling menyampaikan saran. Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Ini merupakan bentuk kasih sayang dari masyarakat dan ASN Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Menurut Thoriqul, bantuan yang diberikan akan dimasukan ke dalam rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang, untuk digunakan sepenuhnya bagi masyarakat terdampak erupsi Semeru.

Baca Juga: Situ Rawa Kalong Depok Bakal Diresmikan April-Mei 2020, Kini Baru Capai 70 Persen

“Untuk kegiatan penanganan kebencanaan tidak menggunakan uang dari Baznas atau bantuan masyarakat lainnya. Kegiatan operasional kebencanaan murni kami ambil dari APBD (Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah),” terangnya.

Sejak erupsi Gunung Semeru pada Sabtu, 4 Desember 2021 lalu, pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan, mulai dari penataan relokasi, evakuasi korban hingga normalisasi aliran lahar Semeru.

“Di hari ke-14 sejak terjadinya erupsi, telah teridentifikasi sebanyak 48 korban. Kami telah melakukan relokasi. 10 hari yang lalu prioritasnya kami alihkan menjadi fokus evakuasi korban. Dan saat ini kami tengah melakukan normalisasi aliran lahar sekaligus pencarian korban. Karena saat hujan airnya tidak ke permukiman, persawahan dan jalan raya, tapi melalui sungai aliran lahar Semeru yang sudah ada sedia kala,” pungkas Bupati Lumajang.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masa Tunggu Haji Jawa Barat Capai 32 Tahun

Senin, 27 Juni 2022 | 20:38 WIB
X