• Jumat, 1 Juli 2022

Masyarakat RW 06 Gegerkalong Bandung Bangun SPALD Terpusat Untuk 92 Rumah dan Dimanfaatkan Ruang Publik

- Jumat, 31 Desember 2021 | 22:03 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana meresmikan SPALD Terpusat di RW 06  Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jumat 31 Desember 2021. (Humas Pemkot Bandung)
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana meresmikan SPALD Terpusat di RW 06 Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jumat 31 Desember 2021. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Masyarakat RW 06 Gegerkalong Bandung kini memiliki Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Terpusat Sanimas Citarum Harum yang dapat menampung limbah domestik hingga 92 rumah.

Selain itu, SPALD Terpusat ini di lahan atasnya dijadikan ruang publik, sehingga lahannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas.

Pemkot Bandung meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Terpusat Sanimas Citarum Harum yang diinisiasi oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BBPW) Jawa Barat Kementerian PUPR, yang kemudian dibangun oleh KSM Sauyunan Pisan.

Baca Juga: Kepala Diskominfo Jabar Setiaji Serahkan Jabatan Kepada Ika Mardika

SPALD Terpusat merupakan sistem pengelolaan yang dilakukan dengan mengalirkan air limbah domestik dari sumber secara kolektif ke Sub-sistem Pengolahan Terpusat untuk diolah sebelum dibuang ke badan air permukaan.

SPALD Terpusat tersebut berlokasi di Wilayah RW 06, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana meresmikan dengan pemberian tanda tangan pada Jumat, 31 Desember 2021.

Menurut Yana, dengan terbangunnya SPALD Terpusat di wilayah tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi role model bagi wilayah lain.

Baca Juga: Renovasi Masjid Al-Barokah Islamic Center Cikadut Bandung Telan Biaya Rp1,7 Miliar

"Mudah-mudahan air tanahnya juga kualitasnya menjadi baik, karena mengurangi limbah domestik warga. Harapannya karena ini dibangun oleh masyarakat, masyarakat juga bisa ikut menjaga, memelihara IPALnya terus berfungsi baik," ucapnya usai peresmian.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masa Tunggu Haji Jawa Barat Capai 32 Tahun

Senin, 27 Juni 2022 | 20:38 WIB
X