• Jumat, 1 Juli 2022

80 Disabilitas Dapat Pelatihan Kuliner dan Kerajinan untuk Kembangkan Potensi

- Jumat, 25 Februari 2022 | 19:50 WIB
Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmadja (kiri) saat meninjau pelatihan bagi disabilitas di UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara dan Tubuh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, di Cimahi, Jumat, 25 Februrari 2022. (Biro Adpim Jabar)
Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmadja (kiri) saat meninjau pelatihan bagi disabilitas di UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara dan Tubuh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, di Cimahi, Jumat, 25 Februrari 2022. (Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO – Pemda Provinsi Jabar bersama 27 kab/kota berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan akses seluas mungkin bagi disabilitas untuk mengembangkan potensinya.

Salah satunya adalah dengan menggelar pelatihan bagi disabilitas yang berkolaborasi dengan PT PLN Persero melalui dana corporate social responsibility (CSR).

Sebanyak 80 disabilitas mendapat pelatihan kuliner dan kerajinan di UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara dan Tubuh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, di Cimahi, Jumat, 25 Februrari 2022.

Baca Juga: Jabar Pasok Merchandise Moto GP Mandalika 2022, Ridwan Kamil Desain Sendiri Produk Merchandise Sepatu

Kalangan disabilitas mendapatkan bimbingan sosial, mental, fisik, dan keterampilan khusus yang bermanfaat untuk bekerja dan berkarya melalui keahlian yang dimilikinya.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmadja mengapresiasi pelatihan tersebut dengan membuka pelatihan dan berinteraksi langsung dengan disabilitas.

Jabar menjadi salah satu provinsi yang paling banyak memperkerjakan penyandang disabilitas sebanyak 12 persen dari jumlah nasional penyandang disabilitas.

Baca Juga: Flyover Pasupati Akan Berganti Nama Jadi Jalan Prof. Mochtar Kusumaatmadja

Sekda berpesan kepada instruksur agar jeli melihat potensi sesuai minat dan bakat peserta pelatihan. “Jangan dipaksakan semua anak-anak mempunyai minat yang sama. Saya yakin bahwa suatu saat teman-teman disabilitas di Jawa Barat banyak yang berprestasi,” imbuh Setiawan.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masa Tunggu Haji Jawa Barat Capai 32 Tahun

Senin, 27 Juni 2022 | 20:38 WIB
X