• Senin, 4 Juli 2022

PPKM Turun ke Level 1, Ini yang Dilakukan Pemkab Garut

- Rabu, 6 April 2022 | 14:19 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan berharap Kementerian Perhubungan bisa mendatangkan Si Gombar, (garutkab.go.id)
Bupati Garut Rudy Gunawan berharap Kementerian Perhubungan bisa mendatangkan Si Gombar, (garutkab.go.id)

BANDUNGNEWSPHOTO - Kabupaten Garut mengalami penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 2 ke Level 1. Di Jawa Barat, Garut merupakan 1 dari 7 kabupaten/kota yang berada di Level 1 pada masa perpanjangan PPKM Jawa-Bali hingga 18 April 2022.

Dalam Inmendagri yang diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI), Muhammad Tito Karnavian ini, Kabupaten Garut bisa turun ke Level 1 karena telah memenuhi salah satu indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu capaian total vaksinasi dosis 2 minimal sebesar 70 persen dan capaian vaksinasi dosis 2 lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun minimal sebesar 60 persen.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Garut, Rabu, 6 April 2022, disebutkan, pada perpanjangan PPKM Level 1 ini, ada beberapa kebijakan yang mengalami perubahan salah satu contohnya adalah penerapan Work From Office (WFO) pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 100 persen, dengan syarat pegawai sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

Baca Juga: Hati-Hati, Hindari Kesalahan Ini Saat Menggunakan Kamisato Ayato di Genshin Impact!

Selain itu, tempat ibadah seperti masjid, musala. gereja, pura, vihara, dan klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Level 1 dengan maksimal 100% kapasitas dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

Untuk menindaklanjuti inmedgari tersebut, Pemkab Garut mengeluarkan Instruksi Bupati Garut, yang ditandatangani Bupati Rudy Gunawan, Nomor 443.2/1549/BKD, tentang Perpanjangan Pengendalian Penyebaran Covid-19 Melalui Protokol Pembatasan Kegiatan Perkantoran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, kegiatan perkantoran atau WFO bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) diberlakukan maksimal 100 persen terutama yang sudah divaksin, serta wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar di tempat kerja. Sedangkan kegiatan apel, rapat, serta kegiatan lainnya dilakukan secara digital, tidak terkecuali bagi pegawai yang melaksanakan Work From Home (WFH).***

Editor: Bobby Satria

Sumber: garutkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berhaji untuk Eril, Ridwan Kamil Berpamitan

Minggu, 3 Juli 2022 | 22:14 WIB

Masa Tunggu Haji Jawa Barat Capai 32 Tahun

Senin, 27 Juni 2022 | 20:38 WIB
X