#PrayForGarut: Bupati Tetapkan Status Darurat Banjir, Setiap Rumah Terdampak Dapat Bantuan Rp 500 Ribu

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:11 WIB
Warga membereskan perabotan rumah tangga yang diterjang banjir di Garut, Sabtu, 17 Juli 2022. (garutkab.go.id)
Warga membereskan perabotan rumah tangga yang diterjang banjir di Garut, Sabtu, 17 Juli 2022. (garutkab.go.id)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan status situasi darurat bencana banjir di wilayahnya pada Sabtu, 16 Juli 2022. Seperti diketahui, akibat hujan yang mengguyur sejak Jumat, 15 Juli 2022, sejumlah kecamatan diterjang banjir bandang.

Penetapan status darurat bencana banjir disampaikan langsung Bupati Garut, Rudy Gunawan, Sabtu, 16 Juli 2022.

Rudy mengatakan, sebanyak 8 kecamatan terendam banjir yaitu Cikajang, Bayongbong, Cilawu, Garut Kota, Tarogong Kidul, Banyuresmi, Karangpawitan dan Cibatu.

Baca Juga: Telkom Sigma Buka Lowongan Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja, Ini Link Lamarannya!

"Alhamdulillah tidak ada korban yang meninggal dunia, tapi tetap kita lakukan langkah-langkah penyelamatan. Tentu saya berharap kita semua waspada karena hujan hari ini masih turun, dan berdasarkan ramalan bahwa hujan akan ada sepanjang hari ini," ucapnya seperti dikutip dari laman resmi Pemkab Garut.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak para penyintas banjir, untuk segera membersihkan kembali rumahnya. Selain itu, ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan uang kerahiman dalam bentuk cash for work bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Garut.

"Mengerjakan pekerjaan oleh sendiri membersihkan rumahnya masing-masing 500 ribu rupiah per rumah. Dan selanjutnya yang bagi agak berat, ada lumpur dan sebagainya akan diberikan maksimal 1 juta rupiah per rumah," lanjutnya.

Baca Juga: Ini Jadwal Pengumuman Final, Bela Negara dan Inagurasi Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Selain itu, Rudy juga menginstruksikan kepada Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut untuk menyalurkan beras cadangan pemerintah kepada masyarakat masing-masing 4,5 kg untuk satu rumah sebagai emergency dalam rangka memulihkan pangan saat bencana banjir.

Terkait air bersih, Ia juga telah meminta Direktur Utama PDAM untuk segera memulihkan saluran air yang sudah keruh diakibatkan oleh banjir.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: garutkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X