• Senin, 29 November 2021

Grebeg Syawal di Astana Gunung Jati Cirebon

- Minggu, 25 Agustus 2013 | 17:04 WIB
Ribuan Warga Berebut Masuk
Ribuan Warga Berebut Masuk

Ribuan warga dari berbagai daerah baik di sekitar Cirebon maupun luar Cirebon mengikuti tradisi Grebeg Syawal di Astana Gunung Jati. Mereka beramai-ramai berebut berkah dari Sultan Kanoman yang merupakan keturunan dari Sunan Gunung Jati.

Ribuan orang mendatangi Astana Gunung Jati, tempat dimana Sunan Gunung Jati bersama keluarga dan keturunannya dimakamkan.  Mereka beramai-ramai berebut berkah dari Sultan Kanoman yang merupakan keturunan dari Sunan Gunung Jati.

Di setiap pintu mereka memanjatkan doa tahlil dan dzikir yang dikhusukan kepada Kanjeng Sunan Gunung Jati, para Panembahan, para Sultan dan para keluarga yang dimakamkan di areal tersebut.

Selanjutnya seluruh keluarga keraton Kanoman yang dipimpin langsung Sultan Pangeran Raja Emirudin menuju makam Sunan Gunung Jati melalui beberapa pintu, diantaranya Pintu Pasujudan, Pintu Kandok, Pintu Pandan, Pintu Soko, Pintu Kaca, Pintu Bacem dan Pintu Gusti.

Setelah itu rombongan pun turun ke Pintu Mreggu yang merupakan areal dimana keturunan warga Tiong hoa berdoa. Di areal ini pun rombongan memberikan penghormatan kepada Putri Ong Tien, istri Sunan Gunung Jati.

Ribuan masyarakat pun menunggu di Bangsal Pesanggarahan, sebagai tempat terakhir persinggahan keluarga Keraton Kanoman. Di tempat ini Gusti Sultan Pangeran Raja Emirudin beristirahat sambil hidangan khas Cirebon.  Sembari menunggu tak sedikit dari warga yang larut saat memanjatkan doa, tahlil dan tasbil, banyak pula diantara mereka yang berebut air dari sumur Kanoman yang airnya dianggap membawa berkah.

Sawer, sebagai tanda syukur atas rezeki yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa pun dilakukan. Ribuan orang berebut untuk mendapatkan sawer dari keluarga keraton. Tidak hanya itu, mereka pun memperebutkan makanan yang baru dimakan Sultan.

"Ini makanan Sultan, berkah untuk kami," tutur Ijah, seorang warga Cirebon yang mengaku setiap tahun tidak pernah melewatikan tradisi Grebeg Syawal di Astana Gunung Jati. Tidak hanya makanan, minuman Sultan pun diperebutkan oleh mereka dan dimasukkan ke dalam gelas-gelas plastik.  BNP/Gilang Pratama

Editor: Administrator

Terkini

Puncak Imlek di Klenteng An Tjeng Bio Indramayu

Sabtu, 22 Februari 2014 | 06:58 WIB

Masres, Kesenian Pelosok yang Berusaha Tak Terperosok

Sabtu, 7 Desember 2013 | 16:10 WIB

Citomo "Menolak" Perkembangan

Kamis, 5 Desember 2013 | 10:37 WIB

Hidup di Atas Roda Gila

Sabtu, 23 November 2013 | 11:58 WIB

Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok dan Tanggulan

Sabtu, 26 Oktober 2013 | 20:43 WIB

Kuda Perang dari Lembah Ciremai

Senin, 30 September 2013 | 22:58 WIB

Grebeg Syawal di Astana Gunung Jati Cirebon

Minggu, 25 Agustus 2013 | 17:04 WIB

Pesona Pulau Biawak di Indramayu

Senin, 8 Juli 2013 | 06:57 WIB

Banjir Tahunan Rendam Bandung Selatan

Minggu, 21 April 2013 | 06:20 WIB

Sepatu Motorcross Kelas Dunia Kreasi Anak Negeri

Jumat, 29 Maret 2013 | 19:28 WIB

Kreasi Unik Topeng Bambu

Jumat, 29 Maret 2013 | 06:21 WIB
X