• Rabu, 26 Januari 2022

Kemenkominfo Ajak UMKM Turut Gerakkan Usaha E-Commerce di Indonesia Melalui Transaksi Online

- Minggu, 23 September 2018 | 16:13 WIB
BANDUNG - plt Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Slamet Santoso (kanan) didampingi CEO Kredit Pro Adelheid Helena Bokau menyampaikan pemaparannya saat acara Workshop Belanja & Jualan Online: Murah, Cepat dan Aman di gedung Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung, Jumat (21/9/2018). Dalam acara yang digelar Dirjen IKP Kementrian Komunikasi dan Informatika ini diadakan pelatihan serta fasilitasi dan simulasi jualan online untuk mengajak pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) turut serta membangun dan menggerakkan usaha e-commerce di Indonesia, mengingat potensi besar akan perkembangan transaksi online di Indonesia. Dengan menggandeng IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), Asosiasi Fintech Indonesia, Google, Blibli serta Kredit Pro untuk mengedukasi UMKM terkait penggunaan e-commerce, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi untuk memaksimalkan e-commerce guna mengembangkan usaha mereka. Indonesia dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia, mengingat saat ini terdapat penetrasi pengguna internet yang mencapai lebih dari 132 juta, pengguna e-commerce pun terus meningkat dengan bertambahnya portal e-commerce yang memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat saat ini. BNP/Yurri Erfansyah
BANDUNG - plt Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Slamet Santoso (kanan) didampingi CEO Kredit Pro Adelheid Helena Bokau menyampaikan pemaparannya saat acara Workshop Belanja & Jualan Online: Murah, Cepat dan Aman di gedung Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung, Jumat (21/9/2018). Dalam acara yang digelar Dirjen IKP Kementrian Komunikasi dan Informatika ini diadakan pelatihan serta fasilitasi dan simulasi jualan online untuk mengajak pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) turut serta membangun dan menggerakkan usaha e-commerce di Indonesia, mengingat potensi besar akan perkembangan transaksi online di Indonesia. Dengan menggandeng IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), Asosiasi Fintech Indonesia, Google, Blibli serta Kredit Pro untuk mengedukasi UMKM terkait penggunaan e-commerce, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi untuk memaksimalkan e-commerce guna mengembangkan usaha mereka. Indonesia dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia, mengingat saat ini terdapat penetrasi pengguna internet yang mencapai lebih dari 132 juta, pengguna e-commerce pun terus meningkat dengan bertambahnya portal e-commerce yang memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat saat ini. BNP/Yurri Erfansyah

BANDUNG - plt Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Slamet Santoso (kanan) didampingi CEO Kredit Pro Adelheid Helena Bokau menyampaikan pemaparannya saat acara Workshop Belanja & Jualan Online: Murah, Cepat dan Aman di gedung Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung, Jumat (21/9/2018). Dalam acara yang digelar Dirjen IKP Kementrian Komunikasi dan Informatika ini diadakan pelatihan serta fasilitasi dan simulasi jualan online untuk mengajak pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) turut serta membangun dan menggerakkan usaha e-commerce di Indonesia, mengingat potensi besar akan perkembangan transaksi online di Indonesia. Dengan menggandeng IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), Asosiasi Fintech Indonesia, Google, Blibli serta Kredit Pro untuk mengedukasi UMKM terkait penggunaan e-commerce, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi untuk memaksimalkan e-commerce guna mengembangkan usaha mereka. Indonesia dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia, mengingat saat ini terdapat penetrasi pengguna internet yang mencapai lebih dari 132 juta, pengguna e-commerce pun terus meningkat dengan bertambahnya portal e-commerce yang memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat saat ini. BNP/Yurri Erfansyah

Editor: Administrator

Terkini

X