• Rabu, 26 Januari 2022

DPD Apnatel Jabar periode 2019-2024 Resmi Dilantik, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jabar

- Kamis, 19 September 2019 | 07:13 WIB
BANDUNG - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Triyana Mulyatsa (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apnatel Jabar periode 2019-2024 Boris Syaifullah saat acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Apnatel Jawa Barat Masa Bakti 2019-2024 di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (18/9/2019). Dalam rangka percepatan sinyal digital dan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi saat ini, Apnatel Jabar menghadapi tantangan besar untuk mentransformasikan dinamika dan dunia usaha nasional dan perusahaan-perusahaan yang dinaunginya. Menurut Ketua DPD Apnatel Jabar periode 2019-2024 Boris Syaifullah, Apnatel berupaya mencari berbagai terobosan dan titik temu dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya agar pertumbuhan pengusaha telekomunikasi nasional di Indonesia dapat terus meningkat dan iklim usaha yang sehat dan kondusif. Dalam program jangka pendek Apnatel Jabar akan mendorong berdirinya Lingkungan Industri Optik (Lio) di Jawa Barat. Tujuan berdirinya Lio adalah untuk mendorong kebijakan penetapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, lanjut Boris, PT Borsya Cipta Communica merupakan salah satu perusahaan dengan nilai kandungan lokal tertinggi di Indonesia. Dengan mengoptimalkan TKDN ini diharapkan dapat menggenjot kemampuan produksi industri dalam negeri sehingga ikut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dengan melakukan link and match dengan dunia pendidikan dan penyiapan tenaga kerja yang profesional di Jawa Barat. Sebagai induk organisasi dunia usaha telekomunikasi, Apnatel, lanjut Boris, memiliki peran yang sangat besar untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mensukseskan pencapaian kinerja pembangunan nasional di Jawa Barat. BNP/Yurri Erfansyah
BANDUNG - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Triyana Mulyatsa (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apnatel Jabar periode 2019-2024 Boris Syaifullah saat acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Apnatel Jawa Barat Masa Bakti 2019-2024 di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (18/9/2019). Dalam rangka percepatan sinyal digital dan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi saat ini, Apnatel Jabar menghadapi tantangan besar untuk mentransformasikan dinamika dan dunia usaha nasional dan perusahaan-perusahaan yang dinaunginya. Menurut Ketua DPD Apnatel Jabar periode 2019-2024 Boris Syaifullah, Apnatel berupaya mencari berbagai terobosan dan titik temu dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya agar pertumbuhan pengusaha telekomunikasi nasional di Indonesia dapat terus meningkat dan iklim usaha yang sehat dan kondusif. Dalam program jangka pendek Apnatel Jabar akan mendorong berdirinya Lingkungan Industri Optik (Lio) di Jawa Barat. Tujuan berdirinya Lio adalah untuk mendorong kebijakan penetapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, lanjut Boris, PT Borsya Cipta Communica merupakan salah satu perusahaan dengan nilai kandungan lokal tertinggi di Indonesia. Dengan mengoptimalkan TKDN ini diharapkan dapat menggenjot kemampuan produksi industri dalam negeri sehingga ikut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dengan melakukan link and match dengan dunia pendidikan dan penyiapan tenaga kerja yang profesional di Jawa Barat. Sebagai induk organisasi dunia usaha telekomunikasi, Apnatel, lanjut Boris, memiliki peran yang sangat besar untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mensukseskan pencapaian kinerja pembangunan nasional di Jawa Barat. BNP/Yurri Erfansyah

BANDUNG - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Triyana Mulyatsa (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apnatel Jabar periode 2019-2024 Boris Syaifullah saat acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Apnatel Jawa Barat Masa Bakti 2019-2024 di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (18/9/2019). Dalam rangka percepatan sinyal digital dan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi saat ini, Apnatel Jabar menghadapi tantangan besar untuk mentransformasikan dinamika dan dunia usaha nasional dan perusahaan-perusahaan yang dinaunginya. Menurut Ketua DPD Apnatel Jabar periode 2019-2024 Boris Syaifullah, Apnatel berupaya mencari berbagai terobosan dan titik temu dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya agar pertumbuhan pengusaha telekomunikasi nasional di Indonesia dapat terus meningkat dan iklim usaha yang sehat dan kondusif. Dalam program jangka pendek Apnatel Jabar akan mendorong berdirinya Lingkungan Industri Optik (Lio) di Jawa Barat. Tujuan berdirinya Lio adalah untuk mendorong kebijakan penetapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, lanjut Boris, PT Borsya Cipta Communica merupakan salah satu perusahaan dengan nilai kandungan lokal tertinggi di Indonesia. Dengan mengoptimalkan TKDN ini diharapkan dapat menggenjot kemampuan produksi industri dalam negeri sehingga ikut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dengan melakukan link and match dengan dunia pendidikan dan penyiapan tenaga kerja yang profesional di Jawa Barat. Sebagai induk organisasi dunia usaha telekomunikasi, Apnatel, lanjut Boris, memiliki peran yang sangat besar untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mensukseskan pencapaian kinerja pembangunan nasional di Jawa Barat. BNP/Yurri Erfansyah

Editor: Administrator

Terkini

X