• Kamis, 18 Agustus 2022

Kopi asal Jawa Barat Sumbang 17 Ribu Ton per Tahun untuk Produksi Nasional

- Kamis, 17 Oktober 2019 | 20:01 WIB
BANDUNG - Seorang petani menjemur biji kopi di kawasan perkebunan kopi di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (17/10/2019). Produksi kopi di Jawa Barat terus mengalami peningkatan seiring dengan tingginya permintaan pasar. Selain untuk memenuhi permintaan di dalam negeri, kopi asal Jawa Barat juga kian dilirik oleh pelaku usaha kopi olahan dari sejumlah negara. Salah satu buktinya sejumlah investor asal Singapura dan Malaysia menanamkan investasinya di sektor perkebunan kopi di Jawa Barat. Saat ini produk kopi Jabar berada di urutan ke-11 secara nasional. Dinas Perkebunan Jawa Barat mencatat pada 2017, sekira 2,6 persen atau 17.000 ton kopi Jabar dengan komposisi 55 persen Arabica dan 45 persen Robusta menyumbang ke dalam total 639.000 ton produksi kopi Indonesia. BNP/Humas Pemprov Jabar
BANDUNG - Seorang petani menjemur biji kopi di kawasan perkebunan kopi di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (17/10/2019). Produksi kopi di Jawa Barat terus mengalami peningkatan seiring dengan tingginya permintaan pasar. Selain untuk memenuhi permintaan di dalam negeri, kopi asal Jawa Barat juga kian dilirik oleh pelaku usaha kopi olahan dari sejumlah negara. Salah satu buktinya sejumlah investor asal Singapura dan Malaysia menanamkan investasinya di sektor perkebunan kopi di Jawa Barat. Saat ini produk kopi Jabar berada di urutan ke-11 secara nasional. Dinas Perkebunan Jawa Barat mencatat pada 2017, sekira 2,6 persen atau 17.000 ton kopi Jabar dengan komposisi 55 persen Arabica dan 45 persen Robusta menyumbang ke dalam total 639.000 ton produksi kopi Indonesia. BNP/Humas Pemprov Jabar

BANDUNG - Seorang petani menjemur biji kopi di kawasan perkebunan kopi di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (17/10/2019). Produksi kopi di Jawa Barat terus mengalami peningkatan seiring dengan tingginya permintaan pasar. Selain untuk memenuhi permintaan di dalam negeri, kopi asal Jawa Barat juga kian dilirik oleh pelaku usaha kopi olahan dari sejumlah negara. Salah satu buktinya sejumlah investor asal Singapura dan Malaysia menanamkan investasinya di sektor perkebunan kopi di Jawa Barat. Saat ini produk kopi Jabar berada di urutan ke-11 secara nasional. Dinas Perkebunan Jawa Barat mencatat pada 2017, sekira 2,6 persen atau 17.000 ton kopi Jabar dengan komposisi 55 persen Arabica dan 45 persen Robusta menyumbang ke dalam total 639.000 ton produksi kopi Indonesia. BNP/Humas Pemprov Jabar

Editor: Administrator

Terkini

X