• Kamis, 27 Januari 2022

Ridwan Kamil Dampingi Mendag Agus Suparmanto Sidak Kepokmas di Pasar Kosambi Bandung

- Jumat, 20 Desember 2019 | 08:50 WIB
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) RI Agus Suparmanto meninjau kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (20/12/2019). Menurut Ridwan Kamil, pasokan kepokmas jelang Natal dan Tahun Baru di Jawa Barat relatif aman. Meski begitu, dia mengatakan, ada sejumlah kepokmas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya telur. Sementara Mendag Agus Suparmanto menyatakan, terjadi kenaikan harga pada sejumlah kepokmas karena permintaan yang tinggi dan faktor cuaca. Menurut Agus, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan asosiasi distributor kepokmas sebagai langkah antisipatif. BNP/Humas Pemprov Jabar
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) RI Agus Suparmanto meninjau kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (20/12/2019). Menurut Ridwan Kamil, pasokan kepokmas jelang Natal dan Tahun Baru di Jawa Barat relatif aman. Meski begitu, dia mengatakan, ada sejumlah kepokmas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya telur. Sementara Mendag Agus Suparmanto menyatakan, terjadi kenaikan harga pada sejumlah kepokmas karena permintaan yang tinggi dan faktor cuaca. Menurut Agus, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan asosiasi distributor kepokmas sebagai langkah antisipatif. BNP/Humas Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) RI Agus Suparmanto meninjau kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (20/12/2019). Menurut Ridwan Kamil, pasokan kepokmas jelang Natal dan Tahun Baru di Jawa Barat relatif aman. Meski begitu, dia mengatakan, ada sejumlah kepokmas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya telur. Sementara Mendag Agus Suparmanto menyatakan, terjadi kenaikan harga pada sejumlah kepokmas karena permintaan yang tinggi dan faktor cuaca. Menurut Agus, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan asosiasi distributor kepokmas sebagai langkah antisipatif. BNP/Humas Pemprov Jabar

Editor: Administrator

Terkini

X