• Selasa, 9 Agustus 2022

West Java Investment Summit 2021 Ditutup Dengan Transaksi Rp6,5 Triliun

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:41 WIB
The 3rd West Java Investment Summit hari kedua di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Jumat (22/10/2021). WJIS 2021 resmi ditutup pada Jumat, 22 Oktober 2021 dengan membukukan transaksi investasi sebesar Rp6,5 triliun yang telah ditandatangani oleh pemilik proyek dan investor. (BNP/Aji Bagus Muharam/Biro Adpim Jabar)
The 3rd West Java Investment Summit hari kedua di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Jumat (22/10/2021). WJIS 2021 resmi ditutup pada Jumat, 22 Oktober 2021 dengan membukukan transaksi investasi sebesar Rp6,5 triliun yang telah ditandatangani oleh pemilik proyek dan investor. (BNP/Aji Bagus Muharam/Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO – The 3rd West Java Investment Summit (WJIS) 2021 resmi ditutup pada Jumat, 22 Oktober 2021 dengan membukukan transaksi investasi sebesar Rp6,5 triliun yang telah ditandatangani oleh pemilik proyek dan investor.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, nilai investasi Rp6,5 triliun yang telah dihasilkan kemungkinan besar akan bertambah seiring komunikasi informal dan pendekatan lanjutan antara pemilik proyek dan investor setelah WJIS berakhir.

Calon investor pada WJIS ini berasal dari dalam dan luar negeri. Hingga hari kedua gelaran WJIS sebanyak 740 lebih investor terdaftar telah mengikuti pemaparan proyek dan juga one on one meeting.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Buka Kejuaraan Tenis Meja Indonesia UAH Super Series 2021

Pada WJIS tahun ini ditawarkan 31 proyek dengan nilai investasi sebesar Rp 41 triliun.

"Alhamdulillah ada 740 lebih yang register untuk mengikuti one on one meeting dan presentasi dari proyek yang kita tawarkan. Peserta hadir dari 17 negara dalam dua hari ini yang berjalan dengan sangat baik. Tadi pagi kita sudah mempresentasikan investasi yang sifatnya skalanya kecil dari sektor pariwisata, perdagangan, kemudian kawasan industrian Jawa Barat serta kita ada awarding pada CIFEST," ujar Noneng dalam jumpa pers di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat, 22 Oktober 2021.

Selanjutnya, kata Noneng, usai penandatanganan kerja sama investor, Pemda Provinsi Jawa Barat akan mengawal hingga proyek tersebut berhasil dibangun. Hal itu mulai dari kemudahan akses perizinan dalam sistem OSS yang memudahkan investor dalam berinvestasi.

Baca Juga: Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Naik Ke Peringkat 2 Dari Posisi Tahun Lalu Peringkat 29

"Kami akan pantau terus dalam kurun waktu setiap triwulan sekali," ujarnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X