• Selasa, 9 Agustus 2022

Balai Kota Bandung Diserang Pedagang Batagor dan Seblak

- Senin, 25 Oktober 2021 | 22:04 WIB
Puluhan pedagang memadati pelataran parkir Balai Kota Bandung pada gelaran 'Bandung Seuhaahh,' Minggu 24 Oktober 2021. Pameran kuliner yang terdiri dari 15 pedagang batagor, 5 seblak, serta kuliner lainnya tersebut sebelumnya telah dikurasi dari 200 lebih pedagang. (Humas Pemkot Bandung)
Puluhan pedagang memadati pelataran parkir Balai Kota Bandung pada gelaran 'Bandung Seuhaahh,' Minggu 24 Oktober 2021. Pameran kuliner yang terdiri dari 15 pedagang batagor, 5 seblak, serta kuliner lainnya tersebut sebelumnya telah dikurasi dari 200 lebih pedagang. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Puluhan pedagang batagor dan seblak 'menyerang' Balai Kota Bandung pada gelaran 'Bandung Seuhaahh' di pelataran parkir Balai Kota Bandung, Minggu 24 Oktober 2021.

Pameran kuliner yang terdiri dari 15 pedagang batagor, 5 seblak, serta kuliner lainnya tersebut sebelumnya telah dikurasi dari 200 lebih pedagang.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan pemulihan ekonomi di Kota Bandung yang saat ini telah berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Baca Juga: Pelajar Harus Mengajak Orang Tua atau Kakek/Nenek Untuk Ikut Divaksin

"Kita coba tingkatkan kuliner dan fesyennya dengan berbagai upaya. Contohnya untuk kuliner sudah dimulai dengan seperti ini. Kemarin juga fesyen (Pasar Kreatif dan Bandung Week Market di Bali) dari target omzet P6 miliar di beberapa mal sudah tercapai. Termasuk yang di Bali 6 hari bisa dapatkan Rp1,05 miliar," katanya.

"Ini dalam rangka mendongkrak dan memotivasi UMKM, sudah saatnya bergeliat kembali," ucap Oded.

Namun dengan relaksasi PPKM Level 2, Oded tetap mengingatkan, kegiatan ekonomi atau kegiatan lainnya, warga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Baca Juga: Selain Uang Pesangon, Pekerja Yang Diberhentikan Kerja Berhak Mendapatkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan

"Kita harus sadar bahwa pandemi Covid-19 ini masih ada, walau pun di level 2. Seiring dengan relaksasi yang ada, tetap pengawasan ditingkatkan. Tapi yang terpenting harus jaga protkes," katanya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X