• Kamis, 27 Januari 2022

BUMD Layak Dipertahankan Jika Cetak Laba dan Jadi Agen Perubahan Bagi Pembangunan

- Senin, 25 Oktober 2021 | 23:02 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membuka acara CEO Lecture bersama Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim di Hotel Hilton, Kota Bandung, Senin, 25 Oktober 2021. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) layak dipertahankan jika bisa mencetak laba dan menjadi agen perubahan bagi pembangunan. (Angga Yogaswara/Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membuka acara CEO Lecture bersama Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim di Hotel Hilton, Kota Bandung, Senin, 25 Oktober 2021. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) layak dipertahankan jika bisa mencetak laba dan menjadi agen perubahan bagi pembangunan. (Angga Yogaswara/Biro Adpim Jabar)

BANDUNGEWSPHOTO - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat (Jabar) layak dipertahankan jika memiliki kinerja keuangan yang baik dengan mencetak laba dan menjadi agen perubahan bagi pembangunan.

Hal itu disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membuka acara CEO Lecture bersama Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim di Hotel Hilton, Kota Bandung, Senin, 25 Oktober 2021.

"BUMD itu, pertama mencetak laba, kedua menjadi agen perubahan bagi pembangunan. Jadi jangan rugi dan jangan diam," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Baca Juga: Kapasitas Bioskop Bertambah 70 Persen, Pengelola Harap Berhati-Hati

Menurut Kang Emil, dua hal tersebut sangat penting dalam mengelola BUMD. Jika tidak bisa menjalankan kedua hal tersebut, maka perusahaan daerah itu tidak layak untuk dipertahankan.

"Kalau BUMD-nya diam saja tidak ada pergerakan apalagi rugi, sebenarnya tidak layak untuk dieksistensikan," ucapnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, ada tiga tujuan dari pendirian BUMD. Pertama, memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah.

Baca Juga: Balai Kota Bandung Diserang Pedagang Batagor dan Seblak

Kedua, menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi, karakteristik, dan potensi daerah yang bersangkutan berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik. Ketiga, memperoleh laba dan/atau keuntungan.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X