• Selasa, 18 Januari 2022

Disbudpar Kota Bandung Dorong Pengusaha Jasa Wisata Ikuti Setifikat CHSE

- Rabu, 17 November 2021 | 17:39 WIB
Kepala Seksi Destinasi dan Wisata Disbudpar Kota Bandung Faisal Tachir berbicara pada Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa, 16 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)
Kepala Seksi Destinasi dan Wisata Disbudpar Kota Bandung Faisal Tachir berbicara pada Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa, 16 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)

"Kota Bandung itu paling banyak di Jawa Barat. Kalau tidak salah posisi se-Jawa Barat itu 729 usaha pariwisata yang punya CHSE. Hampir setengahnya dari Kota Bandung," jelasnya.

Faisal mengungkapkan, jumlah tersebut masih 25 persen dari keseluruhan usaha pariwisata di Kota Bandung yang terdiri dari 385 hotel, 1.250-an restoran, ditambah cafe, tempat hiburan dan destinasi wisata lainnya.

Baca Juga: Kesejahteraan Buruh dan Industri Harus Adil Ikuti Asas Keadilan

Menurut Faisal, Disbudpar hanya bisa mengimbau dan mendorong untuk pembuatan CHSE ini. Sebab, keseluruhan prosesnya mulai dari pengajuan dilakukan secara mandiri oleh pelaku usaha.

"Pelaku usaha harus mengajukan sendiri permohonan CHSE ini melalui portal Kemenparekraf. Kemudian upload sendiri semua persyaratannya, lalu nanti ada verifikasi dilihat ke lapangan oleh tim dari Kemenaprekraf," bebernya.

Faisal berharap, dengan adanya sertifikasi CHSE ini bisa kembali meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bandung. Mengingat jumlah pelancong mengalami penurunan cukup drastis pada saat pandemi Covid 19 berlangsung.

Baca Juga: Ainul Yaqin, Lulusan S2 Lebih Memilih Jadi Petani daripada Kerja Kantoran

Menurut Faisal, ketika 2019 lalu jumlah kunjungan wisatwan ke Kota Bandung mencapai 8.175.221 orang untuk wisawatan domestik. Ditambah lagi wisatawan mancanegara sebanyak 252.842 orang.

"Pada tahun 2020 itu wisatawan domestik hanya 3.229.090. Kemudian wisatawan mancanegaranya 30.210 orang," katanya.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X