• Kamis, 27 Januari 2022

40 Pedagang dari Total 192 Pedagang Teras Cihampelas Mulai Berjualan Lagi

- Minggu, 21 November 2021 | 08:45 WIB
Pengunjung berjalan di sekitar pedagang Teras Cihampelas, Sabtu, 20 November 2021.  (Humas Pemkot Bandung)
Pengunjung berjalan di sekitar pedagang Teras Cihampelas, Sabtu, 20 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Sekitar 40 pedagang dari total 192 pedagang yang ada di Teras Cihampelas kini mulai berjualan lagi lewat acara bertajuk Ruang Riung Teras Cihampelas.

Kegiatan aktivasi Teras Cihampelas ini digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung bekerja sama dengan Rotor, sebuah komunitas kreator anak muda. Acara ini akan diisi oleh diskusi, pameran karya, pentas seni dan berbagai macam kegiatan lainnya.

Beragam kegiatan ini menjadi strategi untuk memulihkan perkonomian pascapandemi Covid 19.

Baca Juga: UMP Jabar Tahun 2022 Naik

"Mudah-mudahan dengan kita aktivasi ada kegiatan seni, budaya dan nanti jadi co working space, Teras Cihampelas bisa ramai lagi dan jadi ikon lagi," ucap Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat membuka Ruang Riung Teras Cihampelas, Sabtu, 20 November 2021.

Yana berharap, upaya aktivasi ini bisa kembali membuat pamor Teras Cihampelas kembali meningkat. Terlebih saat pandemi Covid 19 membuat banyak pedagang terpaksa berhenti berjualan.

Namun, Yana tidak menampik apabila upaya untuk mengembalikan aktivitas pedagang harus ekstra keras. Dari 192 pedagang yang ada di Teras Cihampelas, saat ini hanya sekitar 40-an pedagang yang sudah mulai berjualan.

Baca Juga: 50 Atlet Dayung Siap Berlaga pada Babak Kualifikasi Porprov XIV Jawa Barat di Situ Cipule Karawang

"Hampir dua tahun pandemi semua fasilitas publik ditutup, termasuk Teras Cihampelas. Tentunya berdampak pada pedagang. Sekarang karena sudah di level 2, kita sudah membuka beberapa fasilitas publik, termasuk Teras Cihampelas," katanya.

"Cuma karena saat aktivasi pedagang itu sudah lama berhenti, jadi tidak gampang untuk mengajak memulai lagi," bebernya.

Selain aktivasi kegiatan, Yana juga sudah meminta agar sarana dan prasarana Teras Cihampelas terus ditingkatkan. Sekaligus juga mengimbau agar pengawasan dan semangat untuk memelihara fasilitas yang ada ini menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga: Inovator Jabar Sumbang Konsep Produk Kreatif MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika Lombok

"Kita cat ulang. Misalkan kios makanan itu ada meja kursi, kita buatkan desainnya supaya ada yang ditutup. Supaya tidak kepanasan atau kehujanan. Tidak semua, bergantung lokasi-lokasinya saja," ujarnya.

Perihal wacana peningkatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 3, Yana menuturkan kebijakan tersebut hanya membatasi mobilitas. Namun tidak sampai menutup total beberapa aktivitas yang sudah direlaksasi.

"Kalau PPKM level 3 yang saya tangkap lebih kepada tempat yang sudah direlaksasi tidak ditutup. Tapi jam operasional dan kapasitasmya dikurangi. Ini supaya mengurangi mobilitas, karena dikhawatirkan libur Natal dan tahun baru meningkatkan mobilitas," katanya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Puji Sirkuit Mandalika Tak Kalah dengan Sirkuit Dunia

Sementara perwakilan Rotor, Meizan 'Ican' menuturkan, para pelaku ekonomi kreatif akan mencoba berkolaborasi dengan para pedagang di Teras Cihampelas. Sehingga mampu berkontribusi memberikan nilai tambah kualitas dan kuantitas produk Kota Bandung.

"Kita koperasi tapi lintas disiplin di industri kreatif. Kami berharap kolektif ini titik bertemunya latar belakang para kreator menjadikan Teras Cihampelas sebagai studi kasus. Bagaimana kreator bertemu dengan pelaku usaha nonformal ini bisa meningkatkan produk dan daya jual Kota Bandung," kata Ican.***

Halaman:
1
2

Editor: Lukman Gusmanto

Artikel Terkait

Terkini

X