• Kamis, 8 Desember 2022

Jabar Pangkas Ketimpangan dengan Dukungan Pemerintah Pusat dan Revolusi Digital

- Kamis, 2 Desember 2021 | 22:11 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri  Fisipol Leadership Forum di Kampus Fisipol UGM, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 2 Desember 2021. (Biro Adpim Jabar/Yogi Prayoga S)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri Fisipol Leadership Forum di Kampus Fisipol UGM, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 2 Desember 2021. (Biro Adpim Jabar/Yogi Prayoga S)

"Covid mengajarkan, ekonomi turun, ternyata pangan stabil, digital naik. Makanya saya bilang, anak-anak kota, future economy itu pangan. Kamu makmur tahan banting," imbuhnya.

Kang Emil juga mengatakan, Pemda Provinsi Jabar menyediakan pusat digital di kantor-kantor desa. Pusat digital itu dapat dimanfaatkan masyarakat pedesaan untuk berjualan secara digital.

Baca Juga: Disdagin Latih 46 Barista dan Roaster Jadi Gelegasi Kopi Bandung

"Kasih makan ikan pakai handphone. Mencari ikan pakai fish finder. Itu evolusi-evolusi," ucapnya. "Itu cara saya mengentaskan gap dengan namanya inclusive digital economy," imbuhnya.

Selain itu, Pemda Provinsi Jabar pun menggagas program Desa Digital. Desa Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serta pelayanan informasi.

Nantinya, seluruh pelayanan publik di desa akan didigitalisasi, koneksi internet akan dibenahi, command center dibangun, dan masyarakat desa dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan sekaligus mengenalkan produk unggulan di wilayahnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Luncurkan Layanan Informasi e-Partisipasi Kepada Forum RW

"Saya punya teori, menyejahterakan rakyat Indonesia dan sila kelima, dari desa tapi menggunakan teknologi digital sebagai alat produksi dan alat peradaban," ucapnya.

Desa Digital terpilih sebagai Digital Equity and Accessibility dalam ajang IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020. Penghargaan itu diraih karena Desa Digital dinilai mampu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet.

IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020 digelar oleh International Data Corporation (IDC) yang merupakan penyedia global utama intelijen pasar, layanan konsultasi, dan acara untuk teknologi informasi, telekomunikasi, dan pasar teknologi konsumen.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X