• Jumat, 1 Juli 2022

Digital Asset Academy Luncurkan Platform Relictum NFT Indonesia, Dukung Pelaku Ekonomi Kreatif di Masa Pandemi

- Kamis, 3 Maret 2022 | 13:46 WIB
Seniman lukis, Tisna (kiri), menyerahkan satu lukisan diri pada Pakar Ekonomi Digital dan juga Pendiri Digital Asset Academy, Dr. Sulistya Putra saat peluncuran platform Relictum NFT Indonesia dan pembukaan Indonesia Creative Economy Expo (IDCEX) 2022, akhir pekan lalu. Dalam kesempatan itu Tisna menerima 8.000 GTN. (Digital Asset Academy)
Seniman lukis, Tisna (kiri), menyerahkan satu lukisan diri pada Pakar Ekonomi Digital dan juga Pendiri Digital Asset Academy, Dr. Sulistya Putra saat peluncuran platform Relictum NFT Indonesia dan pembukaan Indonesia Creative Economy Expo (IDCEX) 2022, akhir pekan lalu. Dalam kesempatan itu Tisna menerima 8.000 GTN. (Digital Asset Academy)

BANDUNGNEWSPHOTO - Digital Asset Academy (DAC) meresmikan pembukaan Indonesia Creative Economy Expo (IDCEX) 2022 dan peluncuran platform Relictum NFT Indonesia akhir pekan lalu.

Kegiatan peluncuran dilaksanakan di Hotel Kimaya Bandung dengan dihadiri lebih dari 100 investor aset digital dan melakukan siaran langsung yang disaksikan online oleh keluarga besar Yayasan Cerdas Digital Adil Sejahtera yang memiliki lebih dari 126.000 siswa  di seluruh Indonesia.

Ketua Umum IDCEX, Lola Haryanti, menjelaskan bahwa rangkaiaan acara IDCEX dimulai di Bandung dengan menghadirkan Bandung Art Expo dan akan berlanjut ke kota-kota lain di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2022.

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi Pengusaha Fashion Ditengah Pandemi, Indonesia Hijab Walk Kembali Digelar

"Misi  DAC mengadakan IDCEX adalah  menyajikan edukasi publik di bidang ekonomi digital untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan transformasi digital bagi para pelaku ekonomi kreatif demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional," katanya, belum lama ini.

Menurut Lola, Bandung Art Expo yang pertama kali diadakan pada IDCEX 2022 ini diikuti oleh para pelukis Indonesia khususnya dari Bandung dan Jawa Barat yang bertujuan untuk meningkatkan promosi karya lukisan para seniman dan menyajikan solusi untuk meningkatkan penghasilan pelukis di masa pandemi.

"Edukasi publik melalui talkshow ekonomi kreatif Indonesia, peluncuran Relictum NFT Indonesia, seminar dan workshop NFT, serta peragaan busana pembuatan NFT 100 pakaian adat Indonesia yang pertama di dunia merupakan terobosan ekonomi kreatif bersejarah yang penting untuk melindungi warisan budaya bangsa," paparnya.

Baca Juga: Mudahkan Masyarakat Pasang Internet, Telkom Jabar Inisiasi Gebyar 1 Juta QRcode IndiHome

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Pakar Ekonomi Digital dan juga Pendiri Digital Asset Academy, Dr. Sulistya Putra, mengatakan bahwa peluncuran Relictum NFT Indonesia berbasis Blockchain 5.0 Relictum.io akan meningkatkan kualitas NFT dengan platform yang lebih cepat dan terpercaya.

Halaman:

Editor: Ega Gantina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X