• Rabu, 10 Agustus 2022

Omzet Toko Oleh-Oleh Haji dan Umrah di Bandung Naik Hingga 80 Persen

- Selasa, 24 Mei 2022 | 20:52 WIB
Sejumlah pengunjung melihat oleh-oleh haji dan umrah di salah satu pertokoan  di Pasar Baru Bandung, Selasa, 24 Mei 2022. (Humas Pemkot Bandung)
Sejumlah pengunjung melihat oleh-oleh haji dan umrah di salah satu pertokoan di Pasar Baru Bandung, Selasa, 24 Mei 2022. (Humas Pemkot Bandung)

"Isinya kacang, kurma, kismis, dan air zamzam. Biasanya mereka ingin ada tambahannya juga seperti tasbih atau pacar Arab. Itu biaya tambahannya paling Rp1.000. Isinya juga bisa by request," jelasnya.

Barang-barang ini Risma peroleh impor dari Arab Saudi, Pakistan, dan Jakarta.

"Barang di sini tidak beda jauh dengan yang ada di Saudi. Makanya kami juga sering ingatkan ke pembeli. Kalau mau beli-beli di sana, cari saja yang tidak ada di sini," ucap Risma.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Hewan Ternak Dilarang Masuk ke Kota Bandung Tanpa SKKH, Camat dan Lurah Wajib Pantau

Sementara itu, menurut pemilik toko PD Nizam Makmur,Pawindra Saputra, juga mengalami hal yang sama dengan Risma. Selama lima tahun berjualan, kerugian akibat pandemi Covid-19 dirasa sangat berat baginya.

"Saat awal pandemi, omzet turun sampai 70 persen. Mulai musim haji ini kita naik 60 persen," kata Pawindra.

Meski sudah mulai memasuki musim haji, tapi peserta haji masih belum yakin jika mereka akan berangkat. Hal ini pun berpengaruh dengan penjualan dagangannya.

Baca Juga: Jokowi Optimis Harga Minyak Goreng Dua Pekan Kedepan Rp14.000 Perliter

"Pas pandemi dua tahun ini, kita fokus ke jualan sajadah. Sajadah masih laris karena ada yang meninggal. Tahlilan biasanya pada kasih sajadah," katanya.

Saat penjualan sepi di masa pandemi Covid-19, makanan-makanan yang masih layak, biasanya dibagikan ke masjid.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: Bandung.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X