• Selasa, 16 Agustus 2022

Kuartal 1 2022, Hartadinata Abadi Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp50,68 Milliar

- Rabu, 29 Juni 2022 | 19:04 WIB
Kuartal 1 2022, Hartadinata Abadi catatkan laba bersih sebesar Rp50,68 Milliar. (dok. HRTA)
Kuartal 1 2022, Hartadinata Abadi catatkan laba bersih sebesar Rp50,68 Milliar. (dok. HRTA)

BANDUNGNEWSPHOTO – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi Indonesia, melaporkan kinerja keuangan Perseroan pada kuartal 1 2022.

Dalam laporannya tersebut perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan kotor sebesar 39,67% dibandingkan kuartal 1 2021.

Direktur Utama PT Hartadinata Abadi, Tbk, Sandra Sunanto, mengatakan, pertumbuhan laba yang dicatatkan oleh PT Hartadinata Abadi Tbk salah satunya adalah merupakan hasil dari perkembangan bisnis yang dilakukan oleh HRTA.

Baca Juga: Berikan Layanan One Stop Shopping, Hartadinata Abadi Store Perluas Pasar Buka Gerai Baru di Tasikmalaya

"Kami bekerjasama dengan PT. Emas Antam Indonesia (EAI) dalam memproduksi Kencana dan EmasKITA, diluar itu kami juga meluncurkan flagship store bernama Hartadinata Abadi Store," jelasnya belum lama ini.

Sandra menjelaskan, pada kuartal 1 2022, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan gross profit atau pendapatan kotor sebesar Rp 153,71 milliar, bertumbuh sebesar 39,67% dibandingkan kuartal 1 tahun 2021 dimana Hartadinata Abadi mencatatkan gross profit sebesar Rp 110,05 milliar.

"Sedangkan laba bersih atau net income yang dicatatkan oleh PT Hartadinata Abadi Tbk pada kuartal 1 2022 adalah sebesar Rp 50,68 milliar," paparnya.

Baca Juga: Dorong Inklusifitas Investasi Emas dan Gaet Potensi Market Baru, Gerai Hartadinata Abadi Store Diluncurkan

Menurut Sandra, angka ini meningkat 19,28% dibandingkan kuartal 1 tahun 2021 dimana Hartadinata Abadi mencatatkan net income sebesar Rp 42,49 milliar.

Selama kuartal 1 tahun 2022, PT Hartadinata Abadi Tbk juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan perseroan.

"Total revenue yang dicatatkan PT Hartadinata Abadi Tbk pada kuartal 1 2022 adalah Rp 1.38 trilliun. Meningkat 32,78% dibanding kuartal 1 tahun 2021 yang mencatatkan Rp 1,04 trilliun," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ega Gantina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X