Realisasi Investasi di Jabar hingga September 2022 Tertinggi di Indonesia, Capai Rp128,37 Triliun

- Kamis, 3 November 2022 | 20:08 WIB
Ilustrasi Investasi (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi Investasi (Pixabay/PublicDomainPictures)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pencapaian investasi di Jabar selama Januari hingga September 2022 menduduki peringkat pertama di Indonesia, yakni sebesar Rp128,37 triliun.

Hal tersebut tercatat pada data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat, dikutip bandungnewsphoto.com, Kamis, 3 November 2022.

Menurut data tersebut, realisasi investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) naik sebesar 19,72 persen dari periode yang sama di tahun 2021 (year on year). Sebagai pembanding, realisasi tahun lalu tercatat sebesar Rp107,23 triliun.

Baca Juga: Jabar dan PLN Sepakati Kerjasama Penyediaan Tenaga Listrik dari TPPAS Legok Nangka

Selama triwulan III-2022 saja (Juli-September), tambahan investasi mencapai Rp44,9 triliun. Selama tiga bulan itu, lima daerah di Jabar yang paling banyak menerima investasi adalah Kabupaten Karawang (Rp10,05 triliun), Kabupaten Bekasi (Rp7,86 triliun), Kabupaten Bogor (Rp4,92 triliun), Kota Bekasi (Rp4,32 triliun), dan Kabupaten Sukabumi (Rp3,58 triliun).

Jumlah proyek yang direalisasikan sebanyak 27.951 proyek, naik sebesar 17,69 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2021,  23.749 proyek.

Berdasarkan data investasi PMA dan PMDN Januari-September 2022, wilayah dengan kontribusi tertinggi terhadap pencapaian Jabar adalah Kabupaten  Bekasi (27,46 persen), diikuti oleh Kabupaten Karawang (19,72 persen), dan Kabupaten Bogor (10,25 persen).

Baca Juga: Ridwan Kamil Dukung dan Doakan KTT G20 di Bali Berjalan Lancar dan Terbaik dalam Sejarah

Sektor dengan realisasi investasi tertinggi di Jabar adalah transportasi, gudang dan telekomunikasi (25,59 persen), perumahan, kawasan industri dan perkantoran (12, 03 persen), dan industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain (11,44 persen).

Sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi adalah sektor yang mendominasi realisasi investasi PMA dan PMDN di Jabar, yakni di Kabupaten Bekasi (26,39 persen), Kabupaten Sukabumi (15,57 persen) dan Kota Bekasi (11,67 persen).

Penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jabar pada periode Januari-September 2022 (YoY) mengalami kenaikan yang signifikan, baik yang berasal dari perusahaan PMA, maupun PMDN.

Baca Juga: Inilah Nominasi Anugerah KPID Jawa Barat 2022, Malam Anugerah Digelar 2 November Mendatang

Jabar menyerap tenaga kerja sebanyak 132.128 pekerja berasal dari perusahaan PMA sebanyak 75.070 orang, dan dari perusahaan PMDN 57.058 orang.

Penyerapan tenaga kerja tersebut mengalami kenaikan pada setiap triwulan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021. Kenaikan tertinggi terjadi pada triwulan I, yaitu sebesar 153,67 persen.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengintip Sistem Jaminan Halal di Richeese Factory

Senin, 13 Maret 2023 | 21:50 WIB
X