• Minggu, 27 November 2022

Realisasi Investasi di Jabar hingga September 2022 Tertinggi di Indonesia, Capai Rp128,37 Triliun

- Kamis, 3 November 2022 | 20:08 WIB
Ilustrasi Investasi (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi Investasi (Pixabay/PublicDomainPictures)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pencapaian investasi di Jabar selama Januari hingga September 2022 menduduki peringkat pertama di Indonesia, yakni sebesar Rp128,37 triliun.

Hal tersebut tercatat pada data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat, dikutip bandungnewsphoto.com, Kamis, 3 November 2022.

Menurut data tersebut, realisasi investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) naik sebesar 19,72 persen dari periode yang sama di tahun 2021 (year on year). Sebagai pembanding, realisasi tahun lalu tercatat sebesar Rp107,23 triliun.

Baca Juga: Jabar dan PLN Sepakati Kerjasama Penyediaan Tenaga Listrik dari TPPAS Legok Nangka

Selama triwulan III-2022 saja (Juli-September), tambahan investasi mencapai Rp44,9 triliun. Selama tiga bulan itu, lima daerah di Jabar yang paling banyak menerima investasi adalah Kabupaten Karawang (Rp10,05 triliun), Kabupaten Bekasi (Rp7,86 triliun), Kabupaten Bogor (Rp4,92 triliun), Kota Bekasi (Rp4,32 triliun), dan Kabupaten Sukabumi (Rp3,58 triliun).

Jumlah proyek yang direalisasikan sebanyak 27.951 proyek, naik sebesar 17,69 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2021,  23.749 proyek.

Berdasarkan data investasi PMA dan PMDN Januari-September 2022, wilayah dengan kontribusi tertinggi terhadap pencapaian Jabar adalah Kabupaten  Bekasi (27,46 persen), diikuti oleh Kabupaten Karawang (19,72 persen), dan Kabupaten Bogor (10,25 persen).

Baca Juga: Ridwan Kamil Dukung dan Doakan KTT G20 di Bali Berjalan Lancar dan Terbaik dalam Sejarah

Sektor dengan realisasi investasi tertinggi di Jabar adalah transportasi, gudang dan telekomunikasi (25,59 persen), perumahan, kawasan industri dan perkantoran (12, 03 persen), dan industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain (11,44 persen).

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X