• Selasa, 18 Januari 2022

Greenpeace Ajak Masyarakat Waspadai Dampak Migrasi Mikroplastik dari Galon Sekali Pakai, Berbahaya?

- Jumat, 12 November 2021 | 14:10 WIB
Ilustrasi air minum (Pixabay/ congerdesign)
Ilustrasi air minum (Pixabay/ congerdesign)

Baca Juga: Uu Ruzhanul Ulum dampingi Menteri Pertahanan RI Kawal Rangkaian Kunker PM Malaysia ke PT Pindad Bandung
 
Kadar itu memang masih berada di bawah batas aman dari WHO, namun menurut Afifa, WHO juga memberikan catatan bahwa penelitian terkait dampak kesehatan mikroplastik ini masih terus dikembangkan.

“Jadi, WHO juga memberikan early warning atau reminder terhadap penggunaan jangka panjang yang bisa memberikan resiko yang sangat besar,” jelasnya.
 
Kalau mikroplastik itu terakumulasi dalam jaringan atau organ tubuh manusia, menurut Afifa, itu bisa memberikan beberapa masalah dalam sistem syaraf dan hormonal.

Baca Juga: Pisah Sambut Kapolda Jabar, Terima Kasih Irjen Pol Ahmad Dofiri, Selamat Datang Irjen Pol Suntana

“Tidak hanya itu, mikroplastik dalam tubuh manusia itu juga dikawatirkan dapat menimbulkan resiko ke arah karsinogenik,” tuturnya.
 
Karenanya, dia mengajak masyarakat untuk mewaspadai pemakaian air minum galon sekali pakai ini. “Kalau bisa kita nggak usah mengonsumsi air galon sekali pakai ini,” ucapnya.
 
Selain dampak terhadap kesehatan, menurut Afifa, galon sekali pakai ini juga akan menambah masalah baru bagi lingkungan. 

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Naik, Disdagin Kota Bandung Pastikan Pasokannya Aman

“Kondisi sampah plastik kita yang sudah sampai di titik krisis  saat ini, seharusnya jangan ditambah lagi dengan terus berinovasi menciptakan produk-produk plastik sekali pakai yang baru, yang justru akan memperberat masalah sampah plastik kita,” tandasnya.***
 

Halaman:

Editor: Ega Gantina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 10 Link Twibbon untuk Ucapan Hari Ibu 2021

Selasa, 21 Desember 2021 | 23:36 WIB
X