• Selasa, 4 Oktober 2022

Isu Kenaikan Harga Pertalite dan Pertamax, Antrean Panjang Terpantau di SPBU Kota Bandung

- Kamis, 31 Maret 2022 | 20:58 WIB
BANDUNG - Petugas SPBU melayani konsumen pengendara motor yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di Jalan Riau, Kota Bandung, Selasa (29/3/2016). PT Pertamina akan menurunkan harga BBM nonsubsidi (nonPSO) antara Rp400-200 per liter, Rabu (30/3/2016), tepat pukul 00.00 WIB. Harga bahan bakar minyak di Tanah Air akan segera turun. Namun, usulan penurunan yang diajukan Pertamina berada di bawah Rp5.000/liter. PT Pertamina mengusulkan penurunan harga BBM bersubsidi untuk periode April-
BANDUNG - Petugas SPBU melayani konsumen pengendara motor yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di Jalan Riau, Kota Bandung, Selasa (29/3/2016). PT Pertamina akan menurunkan harga BBM nonsubsidi (nonPSO) antara Rp400-200 per liter, Rabu (30/3/2016), tepat pukul 00.00 WIB. Harga bahan bakar minyak di Tanah Air akan segera turun. Namun, usulan penurunan yang diajukan Pertamina berada di bawah Rp5.000/liter. PT Pertamina mengusulkan penurunan harga BBM bersubsidi untuk periode April-

BANDUNGNEWSPHOTO - Antrean lumayan panjang terpantau di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bandung. Bahkan, berdasarkan informasi yang didapatkan, sejumlah SPBU hanya menjual bensin berjenis Pertamax. Sedangkan jenis Pertalite tidak tersedia.

Berdasarkan pantauan, Kamis, 31 Maret 2022, ketiadaan Pertalite tampak di SPBU Sukamiskin, Jln. A.H. Nasution. Antrean kendaraan, baik roda dua maupun empat hanya untuk mengisi Pertamax dengan harga Rp. 9000/liter. Sedangkan Pertalite seharga Rp 7.650 tidak tersedia.

Ketiadaan Pertalite juga terpantau di SPBU Wastukancana. Kendaraan yang antre untuk mengisi bahan bakar yang dilayani hanya untuk Pertamax. Sedangkan di SPBU Naripan dan Ujungberung, Pertalite tersendia, namun antrean pembelinya, terpantau cukup panjang.

Baca Juga: Terjemahan The Fox in the Dandelion Sea: Volume 5 Genshin Impact

Seorang pengendara sepeda motor yang ditemui sedang mengantre Pertalite di SPBU Ujungberung mengatakan, ia memilih membeli Pertamax yang antreannya relatif pendek ketimbang Pertalite.

"Lama antre Pertalite, Kang. Tuh lihat, panjang pisan," ujarnya, sambil menunjuk antrean kendaraan yang hendak mengisi Pertalite.

Yana, seorang warga Ujungberung juga mengaku kerap kesulitan untuk membeli Pertalite. Kalau daerah ini, SPBU Ujungberung dan Cikadut masih ada Pertalite. Tapi, antrean panjang," katanya.***

Editor: Bobby Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Innalillahi, Mieke Wijaya Tutup Usia

Rabu, 4 Mei 2022 | 08:51 WIB

Konflik Persija dan Marko Simic Berlanjut ke FIFA?

Kamis, 28 April 2022 | 09:18 WIB
X